TATA TERTIB PENGHUNI APARTEMEN BALE HINGGIL

TENTANG KAMI & TATA TERTIB HUNIAN ABH

 

TENTANG KAMI

     APARTEMEN BALE HINGGIL

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Apartemen Bale Hinggil adalah salah satu property yang ada di Surabaya yang bernuansa Islami , Apartemen Bale Hinggil di dirikan Oleh PT Tlata Gemah Anugrah yang memiliki 4 Tower yang di lengkapi dengan fasilitas Joging Track . Kolam renang , Gym dan Play Ground tempat bermain anak – anak yang membuat Apartemen bale Hinggil mempunya privasi maksimal, Keamanan dan kenyamanan tinggi serta tingkat hunian 100% dan ditambah lagi mudah diakses dari jalur utama

Pengelolaan Apartemen bale Hinggil bersifat Strata Title, dalam struktur organisasi pelaksanaan kinerja pengelolaan Apartemen bale Hinggil oleh Developer ( Masa Transisi ) dan akan di Kelola oleh P3SRS ( Perhimpunan Pemilik dan Pengurus Satuan Rumah Susun ) setelah di serahkan nya oleh developer, dan P3SRS yang kemudian menunjuka Badan Pengelola untuk melakukan pelaksanaan operasional harian dan melakukan Service dan Maintenance Apartemen bale Hinggil

 

 

 

 

 

 

 

 

Visi dan Misi

 

Visi
Menyelenggarakan pengelolaan yang meliputi perencanaan, pemeliharaan, perbaikan, dan pengawasan yang bertujuan menciptakan kenyamanan bagi penghuni.

Misi

1.    Fokus untuk memaksimalkan pelayanan secara profesional dan bermartabat

2.    Mengembangkan lingkungan hunian untuk meningkatkan nilai hunian di konsumen

3.    Mengutamakan perbaikan yang berkelanjutan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KATA PENGANTAR

 

Kami mengucapkan Selamat bergabung kepada Pemilik dan/atau Penghuni Unit Apartemen Bale Hinggil Surabaya dan terimakasih kepercayaannya memilih Apartemen Bale Hinggil sebagai hunian dan investasi Anda.

 

Sebagai Apartemen yang ditempati oleh banyak Penghuni maka diperlukan adanya suatu peraturan maupun ketentuan yang dapat dijadikan sebagai pedoman dalam rangka menciptakan tata kehidupan bersama yang harmonis, teratur, tertib, nyaman dan aman serta saling menghargai dan saling toleransi antar para Penghuni.

 

Berdasarkan pertimbangan tersebut di atas, Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Rumah Susun Sementara (P3RSS) menyusun Buku Pedoman Penghuni Apartemen Bale Hinggil Surabaya (House Role) yang memberikan tuntunan mengenai perilaku, prosedur, persyaratan, peraturan/ketentuan dan larangan yang harus ditaati oleh Seluruh Penghuni jika berada di wilayah Apartemen Bale Hinggil Surabaya.

Selamat menghuni dan menikmati fasilitas yang tersedia di Apartemen Bale Hinggil Surabaya.

Surabaya , 1 Agustus 2020

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Badan Pengelola Apartemen Bale Hinggil Surabaya

Jalan DR. Ir. H.Soekarno MERR-IIC (Jalan Medokan  Semampir Indah No.63) RT.06 RW.07 Kel. Medokan Semampir Kec. Sukolilo Kota  Surabaya 60119.

 

Telepon : 031.5995136; 0816105533 ; 0895631697155

Emergency Call (24 jam) : 089523597984

 

DAFTAR ISI

BAB I      ISTILAH DAN DEFINISI

 

Bab II     BADAN PENGELOLA

II.1. Badan Pengelola

II.2. Alamat dan Nomer Telepon Badan Pengelola

II.3. Jam Pelayanan Badan Pengelola

II.4. Nomer Telepon Penting

 

Bab III    PROSEDUR PENDAFTARAN PENGHUNI APARTEMEN

III.1. Pendaftaran Penghuni

III.2. Pengurusan Surat Kependudukan.

 

BAB IV KETENTUAN PENGGUNAAN UNIT APARTEMEN, BAGIAN BERSAMA,

BENDA BERSAMA DAN TANAH BERSAMA

IV.1. Penggunaan Unit Hunian / Tokan

IV.2. Ketentuan Penggunaan Bagian Bersama, Tanah Bersama dan Benda Bersama

IV.3. Ketentuan Penggunaan Unit/Tokan yang disewakan.

IV.4. Penggunaan Taman dan tanaman.

IV.5. Penggunaan Area Lobby, Koridor dan Tangga darurat dan area bersama.

IV.6. Penggunaan Kartu Akses (Access Card)

IV.7. Penggunaan Lift.

IV.8. Penggunaan Balkon dan Jendela

IV.9. Penggunaan Kolam Renang (Swimming Pool)

IV.10. Penggunaan Tempat Bermain Anak-anak (Children Play Ground)

IV.11. Penggunaan Musholla

IV.12. Penggunaan Ruang Serba Guna

IV.13. Penggunaan Area Parkir

IV.14. Penggunaan Ruang Tunggu Supir

IV.15. Penggunaan Toilet untuk Tamu, Karyawan & Supir

IV.16. Ketentuan Keluar Masuk Barang

IV.17. Meninggalkan Unit dalam Waktu Lama

IV.18. Penyelenggaraan Kegiatan dan Hubungan Sosial

IV.19. Penerimaan Tamu

IV.20. Penyimpanan dan Penempatan Barang.

IV.21. Binatang Peliharaan

IV.22. Kebersihan

-Jasa Kebersihan Unit

-Jasa Maintenance Unit

IV.23. Pembuangan Sampah

IV.24 Ketentuan Umum Memasak

IV.25. Hydrant

IV.26. Sprinkler

IV.27. Tempat-tempat Berbahaya

IV.28. Iklan/ Reklame

IV.29 Penggunaan Pipa Saluran

IV.30. Resiko Asuransi.

 

BAB V.  UTILITAS DAN PELAYANAN UNIT

V.1. Listrik dan Air

V.2. Penambahan Daya Listrik

V.3. Saluran TV , TV Cable dan Internet

V.4. Kiriman Pos, Paket, Langganan Surat kabar dan Majalah

V.5. Air Minum

V.6. Papan Pengumuman

V.7. Pengajuan Komplain

 

BAB VI. KEWAJIBAN KEUANGAN PEMILIK/ PENGHUNI

VI.1. Iuran Pengelolaan dan Dana Cadangan

VI.2. Tagihan Pemakaian Listrik dan Air

VI.3. Tagihan Pajak Bumi dan Bangunan

VI.4. Tagihan Lainnya

VI.5. Penagihan dan Tata Cara Pembayaran

VI.6. Sanksi dan Denda Akibat Keterlambatan Pembayaran

VI.7. Peraturan untuk Kebocoran

 

BAB VII. PEDOMAN & TATA TERTIB RENOVASI

VII.1. Ketentuan Umum

VII.2. Pelaksanaan Renovasi

VII.3. Ketentuan Teknik

3.1. AC

3.2. Plumbing

3.3. Kitchen

3.4. Water Heater

3.5. Elektrikal

3.6. Lantai

3.7. Dinding

3.8. Plafon

VII.4. Larangan

VII.5. Proteksi Bahaya Kebakaran

VII.6. Fasade / Tampak luar

VII.7. Pintu dan bukaan Unit

VII.8. Ruang Kerja dan Penyimpanan Material

VII.9. Kebersihan & Kerapihan

VII.10. Keamanan dan Keselamatan Kerja

VII.11. Pencairan Uang Jaminan (Deposit) Renovasi

VII.12. SanksiI

 

BAB VIII. KEADAAN DARURAT

VIII.1.1.  Alat-Alat Keselamatan Dan Keamanan.

VII.2.  Listrik/ Sistem Alarm/ Sprinkler/ Intercom/ Lampu Balkon.

VII.3.  Kerusakan Bocor Pada Sistem Saluran Air/Kran Di Dalam Unit

VII.4 Lift

VII.5 Kerusakan Lainnya

VII.6 Kehilangan Barang

VII.7. Kebakaran

VII.8 Ancaman Bom

VII.9. Gempa Bumi
VII.10 Kecelakaan Serius/ Sakit/ Meninggal Dunia

 

BAB VIII. PENUTUP

VIII.1. Peraturan Khusus & Perubahan Tata Tertib

VIII.2. Kewajiban Mematuhi Ketentuan dalam Buku Panduan Penghuni.

VIII.3 Pelanggaran Ketentuan dalam Buku Panduan Penghuni.

VIII.4 Perubahan Ketentuan pada Buku Panduan Penghuni.

 

LAMPIRAN 1. TARIF DENDA PELANGGARAN

 

 

 

 

 

 

BAB I

ISTILAH DAN DEFINISI

 

  1. Apartemen adalah suatu bangunan yang terdiri dari beberapa unit hunian atau rumah tinggal yang dibangun secara bersusun dengan dilengkapi fasilitas penunjang, yang dibangun diatas tanah yang terletak di Jalan Dr. Ir. Soekarno, Jalan Medokan Semampir Indah No. 63 Kelurahan Medokan Semampir Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya dengan batas-batas yang telah jelas, dan untuk selanjutnya disebut Apartemen Bale Hinggil.

 

  1. Satuan Rumah Susun adalah unit hunian yang merupakan bagian dari Apartemen Bale Hinggil, yang kepemilikan dan tujuan peruntukan utamanya digunakan secara terpisah sebagai hunian, yang mempunyai sarana penghubung ke jalan umum, ke Bagian Bersama, ke Tanah Bersama dan ke Benda Bersama, dan untuk selanjutnya disebut juga sebagai Unit Apartemen.

 

  1. Type Unit adalah type unit yang dimiliki dan tersedia di Apartemen Bale Hinggil. Dalam hal ini berdasarkan ukuran dan bentuknya terdapat 4 (empat) type, yaitu Type Studio,  2 BR (Bed Room) , 3 BR (Bed Room) dan Tokan ( Toko Kantor ).

 

  1. Bagian Bersama adalah bagian rumah susun yang dimiliki secara kolektif untuk pemakaian bersama dalam satu kesatuan fungsi dengan satuan-satuan dalam rumah susun seperti ruang untuk umum, koridor, shaft, ruang tangga, lift (elevator), dinding, lantai, saluran-saluran air, jaringan listrik, jaringan telekomunikasi, dll.

 

  1. Tanah Bersama adalah sebidang tanah dimana di atasnya berdisi rumah susun yang digunakan oleh Pemilik/Penghuni atas dasar hak bersama secara tidak terpisahkan.

 

  1. Benda Bersama adalah benda yang bukan merupakan bagian bangunan rumah susun, tetapi yang dimiliki bersama secara kolektif untuk pemakaian bersama, seperti : pot tanaman, bangunan pertanaman, tempat parkir, pagar jalan lingkungan, pos jaga, pintu masuk dan lain-lain yang sifatnya terpisah dari struktur bangunan rumah susun.

 

  1. Lingkungan adalah sebidang tanah dengan batas-batas yang jelas yang diatasnya di bangun Apartemen Bale Hinggil termaksud Bagian Bersama , Benda Bersama, Tanah Bersama, beserta fasilitasfasilitasnya

 

  1. Pemilik adalah perorangan atau Badan Usaha yang mempunyai status kepemilikan Unit di Apartemen Bale Hinggil yang telah melengkapi persyaratan hukum untuk memproses Sertifikat Kepemilikan sesuai peraturan yang berlaku.

 

  1. Penghuni adalah perorangan yang mempunyai status kepemilikan Unit di Bale Hinggil Apartemen dan terdaftar pada Badan Pengelola dan Badan Perhimpunan Penghuni.

 

  1. Pengguna adalah pemilik, perorangan / badan usaha yang mendapatkan hak dari pemilik untuk menggunakan Tokan ( Toko Kantor ) sebagai tempat usaha.

 

  1. Tamu adalah pihak luar yang datang ke lingkungan satuan Unit di Apartemen Bale Hinggil dengan tujuan untuk bertemu dan/atau berurusan dengan Pemilik/Penghuni atau Badan Pengelola Apartemen Bale Hinggil baik diundang maupun tidak diundang.

 

  1. Pengunjung adalah seseorang atau lebih yang datang/ berada disekitar lingkungan Apartemen Bale Hinggil yang tidak diundang.

 

  1. Badan Pengelola adalah sebuah Badan yang ditunjuk oleh Pelaku Pembangunan (Developer) / Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun Sementara (P3SRSS) untuk melaksanaan pengelolaan gedung, baik dalam kegiatan perencanaan, operasional dan pengendalian sesuai dengan ketentuan, dipimpin oleh Building Manager yang bertanggung jawab kepada Pelaku Pembangunan (Developer) / Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun Sementara (P3SRSS) Apartemen Bale Hinggil.
  2. Status Unit adalah satuan rumah susun atau tokan yang dijual atau disewakan atau dipinjamkan yang terdaftar di dalam daftar penghuni pada Badan Pengelola .

 

  1. Fasilitas adalah area-area yang ada di dalam apartemen dan dimiliki oleh Apartemen Bale Hinggil untuk digunakan/dimanfaatkan oleh Penghuni , yang terdiri atas :

 

  • Kolam Renang di Lantai 3
  • Taman Bermain Anak di Lantai 3
  • Ruang Serba Guna di Lantai 3
  • Musholla di Lantai 2
  • Area Parkir Kendaraan di Lantai P1, P2,1A,1B,1C

 

 

BAB II

BADAN PENGELOLA

 

II.1. Badan Pengelola adalah sebuah Badan yang dibentuk untuk melaksanakan pengelolaan gedung, baik dalam kegiatan perencanaan, operasional dan pengendalian sesuai dengan ketentuan yang digariskan oleh Pelaku Pembangunan (Developer) / Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun Sementara (P3SRS) yang dipimpin oleh seorang Building Manager yang bertanggung jawab kepada Pelaku Pembangunan (Developer)/Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) Apartemen Bale Hinggil.

 

Badan Pengelola (BP) terdiri atas 6 Bagian, diantara lain :

 

II.1.1. RESIDENT RELATION

Resident Relation adalah bertugas sebagai penghubung antara Pemilik, Penghuni dan Penyewa Unit dengan Badan Pengelola untuk memberikan pelayanan dengan cepat, tepat dan akurat sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Badan Pengelola.

 

II.1.2. FINANCE & ACCOUNTING

Finance & Accounting adalah suatu bagian yang bertanggung jawab melakukan pencatatan, pemeriksaan,  dan pelaporan semua transaksi yang berkaitan dengan perputaran keuangan Badan Pengelola.

 

II.1.3. ENGGINERING

Engginering adalah suatu bagian yang bertanggungjawab untuk mengoperasikan semua system peralatan gedung dan menjamin semua sistem peralatan dapat berjalan dengan baik dan efisien, senantiasa memperhatikan keselamatan kerja yang berhubungan dengan sistem perawatan dan pengoperasian gedung, penghematan energi, aktif dalam Team Pemadam Kebakaran, serta menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan gangguan pengoperasian gedung.

II.1.4. OPERASIONAL dan UMUM

Operasional dan Umum adalah suatu bagian yang bertanggung jawab dalam pelayanan operasional gedung yang meliputi pekerjaan di bidang Keamanan, House keeping, Kebersihan, pengelolaan air kolam renang, pest control , landscape, pengambilan limbah sampah, dan Hygienes service. Bagian Operasional menjalankan tugasnya dengan menggunakan jasa Outsorce.

II.1.5. TEKNOLOGI & INFORMASI (IT)

Teknologi dan Informasi adalah bagian yang bertugas menyusun, mengelola dan mengembangkan system Informasi dan Teknologi untuk mendukung pelayanan kepada Pemilik / Penghuni Apartemen Bale Hinggil Surabaya.

 

II.1.6. PERSONALIA

Personalia adalah suatu bagian yang bertugas mengelola ketenagakerjaan, pendidikan dan pelatihan, jenjang karir karyawan dan administrasi personalia.

 

 II.2. Alamat dan Nomer Telepon Badan Pengelola

 

Alamat  :Kantor Badan Pengelola Apartemen Bale Hinggil

Jalan DR. Ir. H.Soekarno MERR-IIC (Jalan Medokan  Semampir Indah No.63) RT.06 RW.07 Kel. Medokan Semampir Kec. Sukolilo Kota  Surabaya 60119.

 

Alamat Email : residentrelation.abh@gmail.com

 

Nomer Telepon   :

Hotline                              : 031.5995136

HP Pelayanan                     : 0816105533

HP Informasi Tagihan         : 0895631697155

Emergency Call (24 jam)    : 089523597984

 

II.3. Jam Pelayanan Badan Pengelola :

Hari Senin – Jumat         :   09.00 – 15.00 WIB

Hari Sabtu                      :   09.00 – 14.00 WIB

Hari Minggu/Nasional   :   libur

Security                          :   Senin- Minggu (24 jam)

Engginering                    :   Senin- Minggu (24 jam)

House Keeping               :   Senin- Minggu (06.00 -20.00)

 

II.4. Nomer Telepon Penting :

  • Informasi Telkom : 031-108
  • Polisi Sektor Sukolilo : 031-5947887
  • Rumah Sakit Terdekat :
  • RS Gotong Royong – Medokan Semampir : 031-5939692
  • RS Premier – Nginden : 031-5993211
  • RS Umum Haji – Klampis : 031-5924000
    • Dinas Pemadam Kebakaran : 031-8411113

(UPTD III Jl. Brebek Industri III Surabaya)

 

 

BAB III

PROSEDUR PENDAFTARAN PENGHUNI APARTEMEN

 

III.1. Pendaftaran Penghuni

Pemilik / Penghuni wajib mendaftarkan identitas semua personil penghuni yang tinggal di Unitnya berikut orang-orang yang bekerja padanya (anggota keluarga, pramu wisma/ pembantu, babby sitter, supir, dll) menjadi bagian Penghuni kepada Badan Pengelola dengan menyerahkan data sebagai berikut  :

1.1. Warga Negara Indonesia (WNI)

  • Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Fotocopy Kartu Keluarga (KK)
  • Fotocopy Surat Perjanjian Kontrak /Sewa Menyewa (bagi Penyewa)

1.2. Warga Negara Asing (WNA)

  • Fotocopy Paspor yang masih berlaku
  • Fotocopy Izin Tinggal (Resident Card) di Indonesia
  • Fotocopy Surat Perjanjian Kontrak /Sewa Menyewa (bagi Penyewa)
    • Apabila ada Penghuni/ Penyewa, anggota keluarga, pramuwisma, supir, dll yang tidak tinggal atau tidak bekerja lagi di Apartemen Bale Hinggil Surabaya, harus dilaporkan kepada Badan Pengelola.
    • Badan Pengelola berwenang melakukan pengecekan dan pendataan para penghuni.
    • Pendataan ulang Penghuni akan dilakukan berkala minimal 1 tahun sekali.

 

III.2. Pengurusan Surat Kependudukan.

Badan Pengelola dapat mengeluarkan Surat Pengantar untuk :

 

2.1. Pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP)

bagi Penghuni – Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Apartemen Bale Hinggil apabila telah memenuhi ketentuan tersebut di bawah ini :

  1. Telah terdaftar di Badan Pengelola sebagai Penghuni Apartemen Bale Hinggil Surabaya.
  2. Menyerahkan fotocopy KTP dan KK kepada Badan Pengelola.
  3. Membawa Foto copy Surat Pindah dari RT/RW, Kelurahan tempat tinggal asal/sebelumnya.
  4. Dokumen lain yang diperlukan.
  5. Pengurusan dilakukan oleh Penghuni sendiri di RT, RW, dan Kelurahan setempat.
  6. Dari hasil Pengurusan tersebut, Penghuni wajib menyerahkan fotocopy KTP dan KK perubahan kepada Badan Pengelola.

2.2. Pembuatan Keterangan Ijin Tinggal Terbatas (KITAS) atau     Keterangan Ijin Menetap Sementara (KIMS)

bagi Penghuni – Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal di Apartemen Bale Hinggil apabila telah memenuhi ketentuan tersebut di bawah ini :

  1. Telah terdaftar di Badan Pengelola sebagai Penghuni Apartemen Bale Hinggil Surabaya.
  2. Menyerahkan fotocopy Paspor dan Visa kepada Badan Pengelola.
  3. Menyerahkan fotocopy Surat Tanda Melapor dari Kepolisian
  4. Dokumen lain yang diperlukan.
  5. Pengurusan dilakukan oleh Penghuni sendiri di RT, RW, dan Kelurahan setempat.
  6. Dari hasil Pengurusan tersebut, Penghuni wajib menyerahkan fotocopy KITAS / KIMS tersebut kepada Badan Pengelola.

 

BAB IV

KETENTUAN PENGGUNAAN UNIT APARTEMEN, BAGIAN BERSAMA, BENDA BERSAMA DAN TANAH BERSAMA

IV.1. Penggunaan Unit Hunian / Tokan

Setelah Serah Terima Unit / Tokan maka Pemilik/ Penghuni/ Penyewa dilarang menggunakan unit / tokan yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

 

Adapun ketentuan Pengunaan Unit / Tokan sebagai berikut :

  • Satuan Unit Rumah Susun Apartemen Bale Hinggil adalah Unit yang diperuntukkan sebagai tempat tinggal.
  • Toko Kantor (Tokan) Apartemen Bale Hinggil adalah Unit yang diperuntukkan sebagai tempat usaha/bisnis (kantor, mini market, restaurant, dll.) dan tidak boleh digunakan untuk hunian.
  • Wajib menjaga kebersihan Unit Hunian/ Tokan yang ditinggali dan area bersama lainnya.
  • Wajib mengambil tindakan yang patut dan layak untuk meyakinkan tamu-tamunya agar tidak mengganggu ketenangan dan keamanan Penghuni / Pihak Lainnya.
  • Apabila membawa anak-anak, harus selalu berada dalam pengawasan orang dewasa yang bertanggungjawab atas aktifitas anak-anak tersebut.
  • Badan Pengelola tidak bertanggungjawab apabila ada kecelakaan, kematian, luka, cedera dan kerugian serta segala permasalahan yang terjadi akibat pelanggaran oleh Pemilik/ Penghuni maupun Tamu.
  • Pemilik Unit wajib melapor kepada Badan Pengelola setiap ada penjualan / penyewaan/ peralihan hak milik atas unit hunian yang dimilikinya.
  • Penghuni bertanggungjawab sepenuhnya untuk menyelesaikan dengan biaya sendiri segala permasalahan yang timbul, antara lain kerusakan Unit Apartemen lainnya dan/atau Bagian Bersama dan/atau benda Bersama yang diakibatkan oleh kerusakan/hal-hal lain yang berasal dari Unit Apartemennya
  • Pemilik/ Penghuni wajib mengijinkan Badan Pengelola untuk sewaktu-waktu memasuki Unit Apartemennya (dengan pemberitahuan sebelumnya) untuk melaksanakan :
  1. Perbaikan dan/atau pemeliharaan
  2. Pengecekan/memeriksa kerusakan
  3. Tindakan-tindakan yang dianggap perlu oleh Badan Pengelola terhadap fasilitas-fasilitas bersama (Benda Bersama) yang berada pada Unit Apartemen tersebut ataupun karena adanya keluhan dari Penghuni lainnya.

Bilamana dalam 2 (dua) kali pemberitahuan ke Penghuni dengan alasan apapun juga tidak memberikan jawaban atas pemberitahuan tersebut, maka Badan Pengelola berhak memasuki Unit Apartemen tersebut dengan secara paksa.

  • Dalam keadaan darurat, Badan Pengelola berhak masuk ke dalam Unit Apartemen tanpa ijin terlebih dahulu dari Penghuni. P3RSS dan Badan Pengelola tidak bertanggungjawab atas segala kerusakan / kerugian yang terjadi.
  • Penghuni dilarang menggunakan/mengijinkan Tamunya / Pihak Lain mempergunakan Unit miliknya dengan tujuan yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan, ketidakamanan, mengganggu ketertiban umum, gangguan atau bahaya kepada Penghuni/ Pihak lain dan /atau digunakan untuk narkoba, prostitusi, asusila serta kegiatan illegal yang bertentangan dengan undang-undang.
  • Pemilik, Penghuni dan Tamunya dilarang keras membawa/menyimpan barang berbahaya /bahan yang mudah terbakar/ mudah meledak/ narkoba/ senjata api/ amunisi yang dapat mengancam keselamatan bersama dan bahaya kebakaran serta barang illegal lainnya.
  • Pemilik, Penghuni dan Tamunya dilarang membawa, memasukan dan meletakan barang apapun yang beratnya melebihi 250kg/m2, baik berupa lemari besar, mesin, peralatan dan/ atau yang berasarkan pertimbangan Badan Pengelola dapat mengakibatkan kerusakan Struktural atau kerusakan lainnya atau dapat membahayakan Penghuni / Pihak lainnya.
  • Pemilik, Penghuni dan Tamunya dilarang mengoperasikan radio dua arah, radio gelombang pendek, pemancar, alat-alat komunikasi atau peralatan listrik yang dapat mengganggu peralatan dan alat-alat rumah tangga (termasuk pesawat penerima radio dan televisi).
  • Dilarang membuat polusi (suara, bau, dan asap) diluar batas kewajaran di dalam unit, demi menjaga hal-hal yang tidak di inginkan (seperti kebakaran, asap rokok yang dapat menggangu unit lain atau area bersama), apabila dilakukan dengan sengaja maka akan dikenakan sanksi yang berlaku.
  • Setiap usaha yang dilakukan di Tokan wajib mempunyai ijin sesuai jenis usaha tersebut dari instansi terkait.
  • Dilarang menggunakan area depan/selasar Unit Tokan dan sekitarnya yang merupakan Bagian Bersama.
  • Tokan wajib membuat fasilitas mengolahan limbah sesuai dengan jenis usahanya, misalnya “grease trap” untuk rumah makan, “hair trap” untuk salon dimana limbah akhir yang tidak dapat diolah, antara lain: lemak dan rambut harus dibuang ke luar dari saluran pembuangan.
  • Dilarang menggunakan material signage yang spesifikasinya tidak sesuai dengan ketentuan yang ada dalam Tata Tertib Renovasi/ Fit Out.
  • Penghuni Unit dan Tokan wajib menyediakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) sendiri minimal 3 (tiga) kg.
  • Dilarang menjual barang illegal yang melanggar hukum di Indonesia.

 

IV.2. Ketentuan Penggunaan Bagian Bersama, Tanah Bersama dan  Benda Bersama

  • Penggunaan Bagian Bersama, Tanah Bersama dan Benda Bersama di atur oleh Badan Pengelola dengan memperhatikan keamanan, kenyamanan penghuni, kebersihan , ketertiban dst.
  • Penghuni wajib mentaati peraturan tentang penggunaan bagian bersama, tanah bersama dan benda bersama yang di tetapkan oleh Badan Pengelola.
  • Bagian Bersama, Benda Bersama, dan Tanah Bersama digunakan secara bersama oleh Penghuni sesuai fungsi dan peruntukkannya untuk kepentingan bersama.
  • Penghuni wajib menjaga kebersihan dan keutuhan Bagian Bersama, Benda Bersama , dan Tanah Bersama dan harus menanggung biaya perbaikan/ penggantian atas kerusakan yang disebabkan oleh kelalaian Penghuni.
  • Penghuni wajib memberi ijin dan memberi akses kepada P3RSS/ Badan Pengelola untuk memperbaiki dan merawat Bagian Bersama dan Benda Bersama yang untuk pelaksanaannya harus melalui area/ unit apartemen.
  • Penghuni dilarang membawa/ mengambil/ memindahkan/ mengubah Bagian Bersama atau Benda Bersama.
  • Penghuni dilarang meletakkan benda-benda pribadi apapun pada Bagian Bersama, Benda Bersama dan Tanah Bersama.
  • Penghuni dilarang melakukan pekerjaan yang mengakibatkan kerusakan pada Bagian Bersama, Benda Bersama dan Tanah Bersama.

 

IV.3. Ketentuan Penggunaan Unit/ Tokan Apartemen yang disewakan.

3.1. Pemilik Unit wajib melapor kepada Badan Pengelola setiap ada penjualan / penyewaan/  peralihan hak milik atas unit hunian yang dimilikinya.

3.2. Jika pemilik menjual atau menyewakan satuan unit hunian/ Tokan, maka dianggap pemilik telah menyerahkan haknya untuk mengunakan Tanah Bersama, Area Bersama, Fasilitas Bersama kepada pembeli atau penyewa untuk jangka waktu tertentu (sesuai dengan perjanjian sewa menyewa) terhadap satuan unit tersebut.

3.3. Pemilik Unit wajib melaporkan kepada Badan Pengelola saat unit miliknya disewakan atau telah selesai masa sewa.

3.3. Masa sewa Unit yang diijinkan adalah sewa harian, bulanan, tahunan.

3.4. Pemilik/ Penghuni/ Penyewa/ Agen Broker Properti Unit dilarang menyewakan unitnya baik langsung ataupun tidak langsung kepada pihak ketiga secara per jam (short time).

3.5. Unit yang disewakan dilarang dipergunakan untuk kegiatan prostitusi/ asusila lainnya dan kegiatan yang bertentangan dengan hukum di Indonesia.

3.6. Badan Pengelola berhak melakukan pemeriksaan ke Unit apabila diduga ada indikasi sewa menyewa per jam (short time) dan diduga adanya kegiatan yang melanggar asusila dan hukum di Indonesia.

3.7. Apabila diketahui ada sewa per jam (short time) maka akan dikenakan sanksi denda bagi Pemilik dan/atau bagi Penghuni/ Penyewa/ Agen Broker Properti Unit/ Pihak yang menyewakan.

 

IV.4. Penggunaan Taman dan tanaman.

4.1. Dilarang merusak, mencabut, menginjak dan/atau mengotori halaman berumput, taman, pohon-pohon, semak- semak dan dilarang memetik bunga atau tanaman.

4.2. Dilarang menanam/ menitipkan/ menyimpan pot-pot tanaman pribadi di Tanah Bersama dan Bagian Bersama.

4.3. Dilarang menaruh pot tanaman terlalu banyak dan ukuran besar di balkon unit yang mengganggu pembersihan, merusak pemandangan dan keserasian Apartemen.

4.4. Dilarang menanam tanaman yang beracun dan dilarang pihak berwajib seperti ganja, kokain, kecubung, dll

4.5. Dilarang menggunakan halaman, taman pada Tanah Bersama untuk kepentingan pribadi atau seolah-olah sebagai halaman, taman pribadinya.

4.6. Apabila kerusakan dan/atau pemindahan barang/ tanaman yang dilakukan Penghuni maka biaya yang dikeluarkan oleh Badan Pengelola untuk memperbaiki tersebut menjadi beban Penghuni bersangkutan.

IV.5. Penggunaan Area Lobby, Koridor dan Tangga darurat dan area bersama.

  • Pemilik/ Penghuni selama berada di Lobby, Koridor dan Fasilitas Umum wajib menjaga kebersihan, ketertiban dan kenyamanan penghuni lainnya.
  • Area lobby, lounge dan koridor dilarang digunakan sebagai tempat bermain anak-anak atau tempat berkumpul pramuwisma dan pengemudi.
  • Penghuni dilarang untuk Menyimpan dan/atau meletakkan barang pribadinya di area Lobby, Koridor dan Tangga darurat dan Area bersama lainnya.
  • Furniture, lukisan/ gambar, sepeda, skuter, skaterboard, rollerblade dan peralatan serupa lainnya, dilarang dipergunakan dan ditempatkan di koridor dan lobby.
  • Penghuni dilarang mengunakan area Lobby dan Koridor untuk kegiatan makan dan minum atau sejenisnya.
  • Pemilik/ Penghuni dilarang bermain di area koridor, lift atau area yang tidak sesuai peruntukkannya dan dilarang membuat suara gaduh sehingga mengganggu keamanan/ kenyamanan Penghuni/pihak lain.
  • Tangga adalah jalan darurat dalam hal terjadi kebakaran, oleh karena itu tidak boleh ada barang pribadi apapun yang diletakkan di tangga yang akan menghalangi jalan pada saat terjadi keadaan darurat.
  • Apartemen Bale Hinggil ini dilengkapi 4 (empat) tangga darurat disetiap koridor. Pintu darurat tidak dapat dibuka dari dalam tangga darurat. Jika anda sudah berada di dalam tangga darurat, turunlah melalui tangga dan ikuti petunjuk sampai anda menemukan jalan keluar sampai ke Lobby.

 

IV.6. Penggunaan Kartu Akses (Access Card)

6.1. Setiap unit akan mendapat free 1 (satu) Kartu Akses dan dapat menambah sesuai dengan tipe unitnya.

6.2. Kartu Akses digunakan untuk Penghuni memasuki area lobby, fasilitas umum dan unit yang dimilikinya.

6.3. Bagi yang berminat menambah dan membeli kartu Akses dengan ketentuan Type Studio maksimal 1 (satu) kartu, Type 2BR 2(dua) kartu dan 3 BR maksimal 3 kartu dapat  menghubungi Badan Pengelola.

6.2. Kehilangan Kartu Akses wajib melaporkan kepada Badan Pengelola untuk diblokir agar tidak disalahgunakan oleh yang menemukan dan akan diganti dengan dikenakan biaya.

 

IV.7. Penggunaan Lift.

7.1. Penggunaan lift penumpang dan lift barang wajib menggunakan kartu akses.

7.2  Dilarang merokok, mengotori, makan dan minum di dalam lift.

7.2.  Anak-anak dibawah 6 tahun wajib didampingi oleh orang dewasa.

7.3. Dilarang memasang poster, pengumuman, iklan atau tanda-tanda didalam lift/ elevator kecuali dengan izin dari Badan Pengelola.

7.4. Pengangkutan barang-barang dengan menggunakan service lift dan harus mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan Badan Pengelola.

7.5. Setiap pengangkutan peralatan rumah tangga yang besar dan berat dengan menggunakan lift, harus memberitahukan dan mendapat izin Badan Pengelola.

7.6. Barang-barang tertentu, baik ukuran maupun bentuknya yang tidak memungkinkan untuk diangkut dengan lift, maka pemindahan barang harus dilakukan melalui tangga darurat.

7.7. Lift dilengkapi dengan tombol panggilan darurat/emergency call button untuk berkomunikasi dengan petugas di ruang pengendali dalam keadaan darurat.

7.8.  Pada saat terjadi kebakaran pemadaman aliran listrik atau supply terputus akan berhenti dan terbuka pada lantai yang terdekat.

7.9. Dalam keadaan darurat, dilarang menggunakan Lift, antara lain gempa bumi dan kebakaran. Dalam keadaan darurat harus menggunakan tangga darurat.

7.10. Lift dilarang ditahan, diganjal atau dilakukan tindakan apapun untuk membuat pintu lift terbuka lebih lama dari yang seharusnya.

 

IV.8. Penggunaan Balkon dan Jendela

  • Setiap penghuni dilarang membuang/melempar sesuatu dari balkon.
  • Dilarang menggantung cucian, handuk, sprei, pakaian, antena radio dan TV, atau benda-benda yang digantung pada bagian balkon atau teras pada apartemen sehingga dapat terlihat dari luar gedung
  • Penggunaan Balkon agar tidak melebihi dari tinggi pagar balkon atau teras.
  • Penghuni dilarang memasang awning, tempat teduh, teralis, kaca film jendela, kerai, grill, tirai dengan warna mencolok, yang dapat merubah tampak luar gedung.
  • Dilarang menempelkan sesuatu di jendela, mendirikan papan reklame, memasang iklan atau tulisan-tulisan lain yang dimaksudkan agar dapat terlihat dari luar Apartemen.
  • Dilarang bermain-main di area balkon.
  • Badan Pengelola mempunyai wewenang untuk mengambil/ membersihkan semua barang yang digantung di balkon.

IV.9. Penggunaan Kolam Renang (Swimming Pool)

  • Fasilitas kolam renang diperuntukkan untuk Penghuni Apartemen Bale Hinggil.
  • Pengguna Kolam Renang wajib menunjukan Kartu Akses.
  • Kolam Renang dioperasikan setiap hari mulai pukul 06.00 – 21.00 WIB.
  • Kolam Renang hanya bisa digunakan oleh Penghuni dengan jumlah tamu maksimal 4 orang (termasuk penghuni), dengan menunjukkan kartu
  • Pengunaan kolam renang dilarang dipergunakan untuk kegiatan komersial seperti kursus renang.
  • Pengguna kolam renang wajib menggunakan pakaian renang
  • Bilas tubuh sebelum dan sesudah berenang.
  • Ganti pakaian di tempat yang telah disediakan ( changing room ).
  • Dilarang makan dan minum di dalam dan di area pinggir kolam renang.
  • Penghuni dilarang menggunakan fasilitas kolam renang apabila :
  • Sedang dalam pengaruh minuman beralkohol ( mabuk ) dan obat – obatan terlarang.
  • Menderita penyakit kulit, mata, luka terbuka, epilepsi / ayan.
  • Cuaca buruk
    • Anak dibawah umur 12 th yang belum bisa berenang, wajib diawasi oleh orang tua masing2, kelalaian , kecelakaan dan segala resiko menjadi tanggung jawab individu masing2.
    • Badan Pengelola tidak bertanggung jawab atas kecelakaan yang terjadi ketika berenang dan tidak menyediakan tenaga penyelamat (life guard)
    • Segala bentuk kehilangan barang pribadi bukan tanggung jawab Building Management Apartemen Bale Hinggil.
    • Kerusakan perlengkapan dan fasilitas kolam renang yang diakibatkan kelalaian dalam pemakaian menjadi tanggung jawab pemakai.
    • Dilarang berbuat asusila di dalam dan di area kolam renang.
    • Penghuni wajib menjaga kebersihan, dilarang membuat kegaduhan dan mengganggu ketertiban selama menggunakan area kolam renang.
    • Badan Pengelola berhak memeriksa, mengontrol dan/ atau melarang Penghuni menggunakan kolam renang apabila melebihi kapasitas yang seharusnya, ditemukan adanya pelanggaran dan dalam keadaan tertentu dapat membahayakan keselatan dan kenyamanan pengguna kolam renang.

 

IV.10. Penggunaan Tempat Bermain Anak-anak (Children Play Ground)

  • Penggunaan Tempat Bermain Anak-anak wajib menunjukan Kartu Akses
  • Tempat bermain anak (Children Play Ground) dioperasikan setiap hari mulai pukul 06.00 – 20.00 WIB.
  • Anak-anak dibawah usia 5 (lima) tahun harus didampingi oleh orang tua atau orang dewasa.
  • Badan Pengelola tidak bertanggung jawab terhadap kecelakaan yang terjadi pada waktu bermain di Children Play Ground.

 

IV.11. Penggunaan Musholla

11.1. Lokasi Musholla ada di Lt. 2.

11.2. Penggunaan Musholla diluar kegiatan ibadah sehari-hari, seperti kegiatan pengajian, dll. harus diketahui dan mendapatkan persetujuan lebih lanjut dari Badan Pengelola.

 

IV.12. Penggunaan Ruang Serba Guna

12.1. Ruang Serba Guna terletak di Lt. 3

12.2. Ruang Serba Guna dapat digunakan setiap hari mulai pukul 08.00 – 22.00 WIB dan/atau sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh Badan Pengelola.

12.3. Ruangan serba guna dapat digunakan untuk berbagai acara keluarga seperti resepsi, rapat, seminar, serta kegiatan-kegiatan di dalam ruangan lainnya.

12.4. Penggunaan ruangan serba guna harus seijin Badan Pengelola dengan dikenakan biaya dan uang jaminan .

12.5. Kebersihan dan kerapian Ruangan Serba Guna setelah selesai digunakan, menjadi tanggung jawab Pengguna.

12.6. Pengelola tidak bertanggung jawab terhadap kerusakan atau hilangnya peralatan oleh Penghuni atau tamunya.

12.7. Badan Pengelola mempunyai wewenang untuk meminta dan memotong sejumlah uang jaminan yang dibutuhkan untuk mengganti kehilangan dan/atau kerusakan peralatan  yang disebabkan oleh Penghuni atau tamunya.

12.8. Penghuni harus mengembalikan pada posisi semula, atas semua peralatan yang digunakan.  Peralatan tersebut tidak diperkenankan dipindahkan dari Ruangan Serba Guna.

 

IV.13. Penggunaan Area Parkir

13.1. Pengelolaan Parkir dikelola oleh operator Parkir yang ditunjuk oleh Badan Pengelola di kantor Pengelola Parkir Lantai P2 Tower A.

13.2. Semua kendaraan Penghuni dapat berlangganan parkir dengan mendaftarkan ke Kantor Pengelola Parkir dengan memberikan fotocopy KTP, STNK Kendaraan, menunjukan Kartu Akses dan Nomer Unit serta membayar biaya berlangganan setiap bulan.

13.3. Pengelola Parkir akan memberikan kartu parkir berlangganan dengan ketentuan setiap unit hanya dapat berlangganan parkir untuk 1 Mobil dan 1 Motor.

13.4. Setiap kendaraan yang masuk dikenakan biaya parkir , kecuali yang berlangganan.

13.5. Setiap kendaraan yang masuk akan diberikan karcis yang harus dikembalikan kepada petugas ketika meninggalkan area parkir gedung apartemen, kecuali yang berlangganan.

13.6. Badan Pengelola tidak bertanggung jawab atas segala kerusakan dan/atau kehilangan selama kendaraan tersebut terparkir di area parkir.

13.7. Penghuni diwajibkan melaporkan setiap pergantian kendaraan, ganti nopol, kehilangan kartu parkir kepada Pengelola Parkir.

13.8. Truk dan container dilarang masuk area Apartemen Bale Hinggil, untuk mobil box dapat masuk melalui Loading Area.

13.9. Dilarang melakukan service kendaraan termasuk ganti oli dan cuci mobil/motor, pengujian alarm kendaraan di lingkungan Apartemen.

13.10. Dilarang memarkir/meninggalkan mobil atau kendaraan lain dalam posisi tidak pada tempatnya dan/atau menghalangi jalan/kendaraan lain.

13.11. Penggunaan klakson mobil yang berlebihan, mengendarai kendaraan secara ugal-ugalan serta memacu dengan kecapatan yang tinggi yang semuanya dapat membahayakan serta dapat memancing emosi orang lain adalah dilarang.

13.12. Petugas Security akan menegur pengendara yang melakukan pelanggaran ini dan bila perlu melaporkannya kepada Badan Pengelola. Bila hal ini terjadi lebih dari 2 (dua) kali, Badan Pengelola berhak melarang pengemudi dan/atau kendaraan tersebut memasuki area apartemen.

13.13. Dilarang meninggalkan kendaraan tidak terkunci dan/atau meninggalkan barang-barang berharga dalam kendaraan, Badan Pengelola tidak bertanggung jawab atas segala kerusakan atau kehilangan kendaraan yang diparkir di area parkir dan/atau barang-barang yang ada di dalamnya.

13.14. Penghuni / Pengemudi dilarang menginap didalam mobil atau diarea parkir.

13.15. Dalam keadaan darurat Badan Pengelola berhak memindahkan kendaraan ke tempat lain.

13.16. Apabila parkir lebih dari 7×24 jam (mobil tidak bergerak atau pindah ketempat lot parkir lainnya) maka pelanggaran ini setuju untuk memberikan wewenang kepada Badan Pengelola untuk melakukan tindakan secara bertahap, Himbauan, denda, sampai penderekan, kecuali mengisi form Going Way.

13.17. Pelanggaran terhadap hal-hal di atas akan dikenakan sanksi berupa pemasangan segel pada roda kendaraan, Pemilik kendaraan harus melapor Badan Pengelola untuk melepas segel/kunci gembok dan dikenakan denda sesuai ketentuan.

13.18. Bila melakukan 2 (dua) kali pelanggaran, Badan Pengelola akan menderek kendaraannya keluar area Apartemen dengan biaya ditanggung oleh Pemilik kendaraan tersebut. Badan Pengelola tidak bertanggung jawab terhadap kendaraan yang telah diderek keluar dari Apartemen.

13.19. Resiko atau biaya akan menjadi tanggung jawab pemilik kendaraan.

 

IV.14. Penggunaan Ruang Tunggu Supir

  • Ruang tunggu sopir disediakan di setiap lantai parkir.
  • Dilarang bermalam di dalam mobil maupun di ruang tunggu supir.
  • Dilarang berjudi, minum minuman keras, menggunakan narkoba, dll.

 

IV.15. Penggunaan Toilet untuk Tamu, Karyawan & Supir

  • Toilet untuk tamu disediakan di lantai 1A, 1B, 1C & Area Komersial
  • Toilet untuk Karyawan & Supir disediakan disetiap lantai parkir
  • Dilarang menggunakan dan/ atau mengambil air dari kran di area toilet Umum untuk kepentingan pribadi (cuci pakaian, peralatan makan minum, membersihkan mobil dll)

 

IV.16. Ketentuan Keluar Masuk Barang

16.1. Setiap keluar-masuk barang harus melalui Loading Area yang terletak di Lantai P1

16.2. Proses keluar – masuk barang dilakukan setelah mendapat ijin tertulis dari Kantor Badan Pengelola, pada hari :

  1. Senin s/d Jum’at : Pk. 09.00 – 16.00 WIB
  2. Sabtu : Pk. 09.00 – 12.00 WIB

16.3. Hanya dapat dilakukan di lokasi yang telah ditentukan oleh Badan Pengelola.

16.4. Akses keluar – masuk barang harus melalui Loading Area dengan menggunakan service lift serta wajib diperiksa oleh Security.

16.5. Penghuni bertanggung jawab atas segala biaya perbaikan yang harus dilakukan karena kerusakan, kerugian dan/atau resiko yang timbul dari kegiatan memasukkan dan/atau mengeluarkan barang tersebut.

16.6.  Barang wajib dibawa menggunakan trolley ban karet atau diangkat.

16.7. Setiap pengangkutan peralatan rumah tangga yang besar dan berat dengan menggunakan lift, harus memberitahukan dan mendapat izin Badan Pengelola.

16.8. Barang-barang tertentu, baik ukuran maupun bentuknya yang tidak memungkinkan untuk diangkut dengan lift, maka pemindahan barang harus dilakukan melalui tangga darurat.

 

IV.17. Meninggalkan Unit dalam Waktu Lama

17.1. Penghuni yang meninggalkan Unit dalam waktu lebih dari 2×24 jam, wajib melaporkan kepada Badan Pengelola.

17.2. Sebelum bepergian wajib mematikan api kompor, air dan alat listrik lainnya serta mengunci unit Apartemen.

17.3. Badan Pengelola diperkenankan untuk mematikan panel air Unit yang berada di Panel Koridor bersangkutan untuk menghindari kebocoran pipa akibat tekanan air.

17.3. Apabila karena ditinggalkan oleh Penghuninya tanpa melaporkan kepada Badan Pengelola dan mengakibatkan ada kebocoran/ kebanjiran air dari Unit akibat tekanan air adalah tanggungjawab Penghuni.

17.4. Biaya pembersihan dan perbaikan yang timbul dan harus dikeluarkan dikarenakan keteledoran Penghuni tersebut akan dibebankan kepada Penghuni.

17.5. Apabila terdapat hal-hal yang mencurigakan atau membahayakan keamanan, Badan Pengelola dapat melakukan pemeriksaan ke dalam unit apartemen miliknya.

17.4. Penghuni membebaskan Badan Pengelola dari segala bentuk tanggung jawab yang terjadi akibat dari musibah yang menimpa Unit Apartemen yang ditinggalkan.

 

IV.18. Penyelenggaraan Kegiatan dan Hubungan Sosial

18.1. Setiap Penghuni wajib menjaga keharmonisan, keamanan dan ketertiban lingkungan.

18.2. Jika Penghuni melihat orang yang mencurigakan dan/atau membuat keresahan di lingkungan Apartemen, segera laporkan kepada Security atau Badan Pengelola.

18.3. Badan Pengelola berhak mengeluarkan dengan paksa tamu / karyawan penghuni yang melanggar tata tertib dan/atau meresahkan/ mengganggu lingkungan.

18.4. Bila dipandang perlu karena menyangkut keamanan dan ketertiban, Badan Pengelola berwenang meminta keterangan kepada Penghuni yang bersangkutan mengenai tamu tersebut serta mengadakan pemeriksaan secara seksama. Dalam hal demikian maka Penghuni wajib mengijinkan Badan Pengelola dan dengan pertimbangan apapun juga tidak dapat dianggap sebagai gangguan atas kenyamanan terhadap Penghuni dan/atau tamunya.

18.5. Apabila ada penyelenggaraan acara/ kegiatan yang melibatkan lebih dari 5 (lima) orang, Penghuni wajib melaporkan dan mendapatkan ijin tertulis terlebih dahulu dari Badan Pengelola minimal 3 (tiga) hari sebelumnya.

18.6. Dilarang menggunakan sound system dengan volume yang mengganggu ketenangan dan kenyamanan penghuni.

18.7. Dilarang merusak/menggunakan antara lain pedestrian, jalur kendaraan, halaman muka, ramp, area parkir, tangga darurat, tangga, pintu masuk, lobby lift, lobby utama, koridor untuk fungsi lain selain sebagai jalur sirkulasi.

18.8. Dilarang memberi imbalan uang atau mempekerjakan karyawan BP untuk kepentingan pribadi.

18.9. Acara hanya diperkenankan sampai pukul 21.00 WIB.

18.10. Penghuni bertanggung jawab atas segala biaya perbaikan yang harus dilakukan karena kerusakan, kerugian dan/atau resiko yang timbul dari pelaksanaan acara tersebut, baik karena disengaja ataupun tidak.

 

IV.19. Penerimaan Tamu

19.1. Setiap tamu yang datang wajib melapor kepada Reception/Security.

19.2. Setiap tamu yang akan menginap wajib melapor kepada Badan Pengelola.

19.3. Bila dianggap perlu karena menyangkut keamanan dan ketertiban, Badan Pengelola berwenang meminta keterangan kepada Penghuni mengenai tamu tersebut.

19.4. Kendaraan tamu dilarang parkir di depan lobby.

19.5. Tamu wajib mematuhi peraturan dan tata tertib yang berlaku selama berada di area Apartemen  Bale Hinggil.

 

IV.20. Penyimpanan dan Penempatan Barang.

20.1. Dilarang menyimpan atau menempatkan barang apapun di luar Unit Apartemen.

20.2. Jika barang disimpan/ditempatkan di luar Unit Apartemen, akan dibuang oleh Badan Pengelola.

20.3. Segala biaya pembuangan barang tersebut menjadi tanggung jawab pemilik barang.

20.4.Dilarang menyimpan/menempatkan buah-buahan yang berbau sangat menyengat, antara lain durian, cempedak, di dalam Unit Apartemen atau di      ruangan lainnya.

20.5. Dilarang menyimpan barang-barang atau bahan-bahan yang mudah terbakar atau berbahaya lainnya antara lain bahan peledak, petasan, zat kimia atau bahan yang mengganggu kepentingan umum kecuali gas elpiji 12 kg untuk memasak di dalam Unit Apartemen.

20.6. Pemilik, Penghuni dan Tamunya dilarang membawa, memasukan dan meletakan barang apapun yang beratnya melebihi 200kg/m2, baik berupa lemari besar, mesin, peralatan dan/ atau yang berasarkan pertimbangan Badan Pengelola dapat mengakibatkan kerusakan Struktural atau kerusakan lainnya atau dapat membahayakan Penghuni / Pihak lainnya.

 

IV.21. Binatang Peliharaan

21.1. Pemilik, Penghuni dan Tamunya dilarang membawa dan atau memelihara hewan peliharaan di lingkungan Apartemen dan unitnya.

 

IV.22. Kebersihan

22.1. Penghuni tidak boleh mengotori Area Bersama dan harus menjaga agar senantiasa tetap bersih.

22.2. Karton makanan, piring bekas dan benda-benda lainnya dilarang ditaruh di koridor lift atau tempat-tempat bersama lainnya. Badan Pengelola akan menegur penghuni yang melakukan hal ini dan bila perlu menerapkan Sanksi dan Denda bagi pelanggarnya.

22.3. Apabila ada keluhan dari penghuni lainnya terhadap suatu unit tertentu, Badan Pengelola atau kontraktor yang ditunjuk harus diizinkan untuk setiap waktu dalam batas waktu yang wajar dapat memasuki unit yang dikeluhkan atau diadukan tersebut dengan tujuan untuk memeriksa, memperbaiki, dan lain-lain termasuk dalam hal ini tindakan pembasmian kutu, serangga, tikus, dan lain-lain.

22.5. Biaya yang timbul dari tindakan tersebut sepenuhnya menjadi tanggungan penghuni yang unitnya mendapat pengaduan.

 

Untuk kenyamanan dan kemudahan Penghuni, Badan Pengelola menyediakan : Jasa Pelayanan Unit baik Kebersihan (Cleaning Order Berbayar) maupun Maintenance Unit (Working Order Berbayar)  di unit Penghuni.  Adapun informasi mengenai pendaftaran, ketentuan dan Tarif biaya dapat menghubungi Resident Relation di Kantor Badan Pengelola.

  • Jasa Kebersihan (CO Berbayar)

meliputi pekerjaan pembersihan :

  1. Dinding dan Lantai (termasuk teras/balkon) : Membersihkan dinding dan lantai (marmer, keramik & parkit) dari kotoran dan kerak dengan menggunakan bahan kimia.
  2. Perabotan : Membersihkan permukaan perabotan dari debu.
  3. Kamar mandi : Membersihkan lantai dengan menggunakan bahan kimia untuk pencegahan terhadap kuman. Termasuk juga pembersihan untuk kaca dan dinding.
  4. Dapur : Membersihkan permukaan dari kelembaban dan noda bekas minyak.
  5. Pest Control : Pembasmian kutu, serangga, hama, tikus di area unit Anda

 

  • Jasa Maintenance (WO Berbayar)

meliputi pekerjaan : Penggantian penerangan unit, Pemasangan AC, water heater, pembersihan AC, pipa air, drain buntu, dll.

IV.23. Pembuangan Sampah

  • Dilarang membuang sampah, kotoran, debu atau benda-benda lain tidak pada tempat yang ditentukan.
  • Dilarang membuang dan meletakkan benda-benda tidak terpakai/bekas di koridor.
  • Sampah wajib dipisahkan sampah kering dan sampah basah, dimasukkan kedalam kantong plastik yang ditutup, diikat rapi dengan ukuran sedang dan dibuang melalui cerobong pembuangan sampah (garbage shoot) yang disediakan di Garbage Room yang ada koridor di setiap lantai Apartemen.
  • Penghuni dilarang membuang sampah, sisa makanan, pembalut, tissue, kotoran dalam bentuk apapun ke lubang bak pencuci piring, kamar mandi, kloset, floor drain yang dapat mengakibatkan tersumbatnya aliran saluran.
  • Biaya yang dikeluarkan oleh Badan Pengelola untuk memperbaiki saluran tersumbat tersebut menjadi tanggung jawab penghuni. Sampah sisa pekerjaan renovasi adalah tanggung jawab Penghuni seperti potongan kayu, material, kaleng cat, bekas puing bangunan dan sampah renovasi unit lainnya dan dilarang dibuang di Garbage Room. Penghuni wajib membuang sendiri sampah tersebut ke tempat pembuangan akhir sampah diluar Apartemen.
  • Penghuni dilarang membuang sampah atau benda-benda lain yang dapat membahayakan, mengganggu atau menghalangi kenyamanan orang lain dalam menggunakan area, tanah, dan fasilitas bersama secara normal, termasuk dalam hal ini membuang keluar benda apapun dari jendela unit.
  • Sanksi kelalaian tersebut diatas akan dikenakan biaya yang berlaku maupun sanksi denda lainnya sampai pada sanksi pidana sesuai hukum RI yang berlaku terutama jika membahayakan keselamatan penghuni lainnya maupun orang lain diluar gedung.

IV.24 Ketentuan Umum Memasak

24.1. Dilarang memasak makanan yang menimbulkan aroma menyengat dan mengganggu lingkungan.

24.2. Wajib menggunakan kompor listrik atau menggunakan gas LPG minimal 12 kg.

24.3. Wajib menyediakan alat penghisap asap kompor (cooker hood) dalam kapasitas cukup dan dihubungkan ke cerobong asap/ ducting exhaust yang tersedia.

24.4. Wajib memasang grease trap (penyaring lemak)/ V-trap di kitchen sink.

24.5. Wajib menggunakan bakteri penghancur lemak secara berkala untuk menjaga kelancaran plumbing.

24.6. Pemilik/Penghuni Unit bertanggung jawab atas saluran plumbingnya.

24.7. Ketentuan Pemasangan Regulator pada Tabung Gas :

  1. Tabung gas harus diletakkan pada tempat yang mempunyai sirkulasi udara yang baik.
  2. Pasang regulator gas dengan memperhatikan ketebalan dan proposional Seal O Ring atau karet ring pentil pada Nossle/Nipple tabung gas.
  3. Pasang regulator dengan memperhatikan posisi pengunci regulator dalam keadaan terbuka (horisontal) dan menekan dengan pas dan rata lalu mengunci pengunci ke arah vertikal searah jarum jam. Kuncilah regulator pada tabung gas.
  4. Gunakan selang gas anti bocor. Jika menggunakan selang gas anti bocor atau yang mempunyai selector bertekanan, ketuk pada bagian selang yang telah diberi tanda untuk membuka katup/valve fleksibel pada selang.
  5. Pengujian kebocoran dilakukan dengan cara mengolesi sambungan regulator dan sambungan selang dengan buih air sabun. Pastikan kembali dengan penciuman kemudian nyalakan kompor gas.
  6. Sebelum pengujian kebocoran, siapkan lap/kain basah sebagai alat keselamatan sederhana.

24.8. Badan Pengelola berhak memeriksa, mengontrol dan apabila ditemukan pelanggaran akan dilakukan peringatan dan sanksi denda sesuai ketentuan Badan Pengelola.

IV.25. Hydrant

Hydrant merupakan sistem penanggulangan kebakaran dengan media air yang dibagi 2 yaitu hydrant halaman dan hydrant gedung dengan tekanan 5 bar -12 bar. Disetiap koridor juga telah disediakan 2 (dua) buah hydrant yang posisinya berada di depan lift.

IV.26. Sprinkler

Setiap koridor dan masing-masing unit apartemen dilengkapi dengan sprinkler.  Jika terjadi sesuatu dan lain hal yang menyebabkan sprinkler pecah dan air menyembur ke dalam unit apartemen maka menjadi tanggung jawab Pemilik Unit .

 

IV.27. Tempat-tempat Berbahaya

27.1. Penghuni tidak diperkenankan memasuki ruang-ruang mekanikal & eletrikal, ruang genset, ruang mesin lainnya, atap atau bagian manapun dari Apartemen yang dapat menimbulkan kecelakaan, kematian, luka, cedera dan kerugian, baik atas diri sendiri maupun pihak lainnya.

27.2. Penghuni wajib menjaga anak-anak, keluarga, pegawai baby-sitter, pembantu rumah tangga, supir, tamu, karyawannya untuk tidak masuk ke tempat-tempat tersebut. Badan Pengelola tidak bertanggung jawab atas kecelakaan, kematian, luka, cedera dan kerugian yang terjadi akibat pelanggaran ini.

27.3. Penghuni tidak diperkenankan membersihkan jendela bagian luar atau dinding bagian luar yang dapat membahayakan diri sendiri ataupun pihak lainnya.

 

IV.28. Iklan/ Reklame

Dilarang menempatkan papan reklame, iklan, plakat, pemberitahuan atau tulisan-tulisan lain pada bagian dalam Unit Apartemen yang terlihat dari luar atau bagian luar bangunan.

IV.29 Penggunaan Pipa Saluran

Dilarang menggunakan semua pipa saluran baik yang dipasang vertikal maupun horizontal di dalam Unit Apartemen antara lain sebagai gantungan/ikatan tali jemuran atau untuk menahan beban atau sandaran barang-barang.

 

IV.30. Resiko Asuransi.

26.1. Apartemen sudah diasuransikan dengan property all risk sesuai dengan standar asuransi Indonesia, namun asuransi ini tidak mencakup/ menutup atas harta/ milik pribadi Penghuni.

26.2. Penghuni Unit Apartemen dilarang melakukan tindakan yang dapat menimbulkan risiko batal atau naiknya premi asuransi Apartemen.

26.3. Penghuni Unit Apartemen dianjurkan untuk menutup asuransi atas harta/milik pribadinya. Badan Pengelola tidak bertanggung jawab atas segala kehilangan dan kerusakan barang-barang yang ada di Unit Apartemen.

 

 

BAB V.

UTILITAS DAN PELAYANAN UNIT

 

V.1. Listrik dan Air

1.1 Penghuni dihimbau untuk mempergunakan listrik dan Air dengan efisien (hemat)

1.2. Dilarang menggunakan saluran air, listrik dan saluran lain yang bukan diperuntukkan bagi unitnya.

1.3. Tiap unit memiliki pengukur (meteran) listrik dan air sendiri.

1.5. Apabila karena kelalaian Penghuni sehingga terjadi pemutusan sambungan listrik atau air maka penyambungan kembali hanya dapat dilakukan setelah dilunasinya seluruh tagihan, denda, beserta biaya penyambungan kembali.

1.6. Tagihan pemakaian listrik dan air dapat mengalami perubahan sesuai dengan tarif yang diberlakukan oleh Badan Pengelola demikian pula besarnya retribusi.

1.6. Dilarang membuang air cucian/air sabun ke dalam kloset kamar mandi.

1.7. Pengurasan air di reservoir ground tank dan roof tank akan dilakukan bersamaan secara berkala, sehingga pada waktu tersebut supply air dimatikan untuk sementara.

V.2. Penambahan Daya Listrik

2.1. Penghuni dapat mengajukan permohonan penambahan daya listrik dengan mengisi Formulir Penambahan Daya listrik yang ada di bagian Relation kantor Badan Pengelola dengan syarat dan biaya yang ditentukan.

2.2. Semua permohonan yang masuk akan ditinjau kembali sesuai dengan ketersediaan daya dan mengevaluasi pemakaian yang ada.

 

V.3. Saluran TV , TV Cable dan Internet

3.1 Setiap Unit Apartemen telah dilengkapi dengan saluran TV local (MATV).

3.2. Apabila Pemilik/Penghuni berminat untuk memasang TV Cable berbayar dan internet bisa langsung mendaftarkan ke Badan Pengelola.

V.4. Kiriman Pos, Paket, Langganan Surat kabar dan Majalah

4.1. Semua kiriman surat melalui pos/jasa kiriman lainnya dan langganan surat kabar/majalah akan diterima oleh Petugas Security di Pos Masuk Timur dan disimpan di Ruang Penyimpanan Paket di Lobby 1A Tower A.

4.2. Semua Penghuni harus memeriksa dan mengambil sendiri kiriman untuknya melalui Petugas Security di Lobby 1A Tower A.

4.3. Badan Pengelola tidak memperkenankan para pengantar surat/ barang langsung ke Unit Apartemen, Penghuni dapat mengambil barangnya di Security Lobby 1A TowerA.

4.4. Badan Pengelola berhak membuang makanan titipan yang tidak diambil Penghuni pada hari pengiriman tersebut sampai dengan pukul 21.00 WIB.

 

Alamat Korespondensi :

Apartemen Bale Hinggil No Unit : (Tower_Lantai_Nomer)

Jalan DR. Ir. H.Soekarno – Medokan  Semampir Indah No.63 RT.06 RW.07 Kel. Medokan Semampir Kec. Sukolilo Kota  Surabaya 60119.

 

V.5. Air Minum

5.1. Air PDAM dari kran tidak dapat diminum langsung dan harus dimasak terlebih dahulu.

 

V.6. Papan Pengumuman

6.1. Papan pengumuman digunakan untuk memasang informasi dari Badan Pengelola telah disediakan di Lobby P1 dan Lobby 1A di Tower A dan B.

 

V.7. Pengajuan Komplain

7.1. Apabila ada pengajuan komplain/keluhan terkait dengan pelayanan , kerusakan unit dan renovasi, Penghuni dapat melaporkan secara tertulis dengan mengisi Form Keluhan  yang tersedia dan menyerahkan kepada Resident Relation di Kantor  Badan Pengelola.

7.2. Dalam keadaan mendesak, keluhan dapat disampaikan melalui telepon terlebih dahulu kemudian menyusul Penghuni mengisi Form Keluhan / secara tertulis.

7.3.Penghuni dapat melaporkan keluhannya antara lain mengenai instalasi teknik, listrik, air, Bagian Bersama/ Benda Bersama/ Tanah Bersama

7.4. Setiap Formulir Penanganan Keluhan yang masuk akan dicatat untuk selanjutnya dilakukan penanganan terhadap keluhan tersebut.

7.5. Dalam kondisi darurat akan langsung dilakukan penanganan awal yang menurut Badan Pengelola dapat dilakukan.

7.6. Segala kerusakan dan kerugian merupakan tanggung jawab Penghuni, termasuk kerusakan/kerugian yang diderita oleh pihak lain di luar Unit Apartemen, termasuk Bagian Bersama, Benda Bersama dan Fasilitas Bersama.

7.7. Penghuni wajib menandatangani formulir penanganan keluhan.

7.8. Penanganan yang perlu biaya akan dilaksanakan setelah Kasir Badan Pengelola menerima pembayaran dari Penghuni.

 

BAB VI

            KEWAJIBAN KEUANGAN PEMILIK/ PENGHUNI

 

VI.1. Iuran Pengelolaan dan Dana Cadangan

  • Setiap Pemilik unit akan dikenakan Iuran Pengelolaan – Service Charge (SC) untuk membiayai operasional seperti :
  • Biaya pemeliharaan Tanah Bersama, Bagian Bersama, Benda Bersama meliputi listrik, air, pemeliharaan, perbaikan, penggantian suku cadang mesin-mesin, gedung, peralatan operasional, perawatan kolam renang, jalan, pertamanan, keamanan dan kebersihan.
  • Biaya gaji dan tunjangan karyawan Badan Pengelola inhouse dan outsource.
  • Biaya Operasional dan Administrasi Kantor Badan Pengelola.
  • Biaya Pengelolaan lingkungan dan koordinasi keamanan dan pengeluaran tak terduga.
    • Setiap Pemilik unit akan dikenakan Iuran Dana Cadangan – Sinking Fund (SF) yaitu dana yang dicadangkan untuk pembiayaan capital expenditure seperti :
  • Perbaikan/ penggantian peralatan mekanikal electrical yang sudah rusak/ tidak layak pakai.
  • Perbaikan gedung dan sarana/ prasarana yang sifatnya major (besar), pengecatan ulang bangunan gedung
  • Perbaikan / penggantian paving block dan keramik
  • Perbaikan Penggantian mesin-mesin, pompa dan pipa-pipa yang korosi.
    • Penghuni tetap wajib membayar Iuran Pengelolaan (Service Charge) dan Dana cadangan (Sinking Fund) sesuai ketentuan walaupun unit Apartemen tidak digunakan.
    • Badan Pengelola berhak melakukan peninjauan secara berkala dan penyesuaian besarnya Iuran Pengelolaan dan Dana Cadangan setiap saat, sejalan dengan kenaikan biaya-biaya yang terjadi berkaitan dengan  kebijakan Pemerintah antara lain kenaikan tarif dasar listrik, air, BBM, UMK dengan persetujuan P3RSS.

 

VI.2. Tagihan Pemakaian Listrik dan Air

2.1. Disamping tagihan Service Charge dan Sinking Fund (SCSF), Penghuni akan dikenakan tagihan pemakaian listrik dan air.

2.2.  Tiap unit memiliki pengukur (meteran) listrik dan air sendiri.

2.3. Penghuni tidak diperkenankan menghitung sendiri jumlah tagihan yang harus dibayar, melainkan harus membayar tagihan tersebut secara penuh sesuai dengan jumlah yang tertera pada invoice.

2.4. Jika pembayaran tidak sesuai dengan invoice, maka pembayaran dianggap belum lunas dan tetap dikenakan denda secara penuh.

 

VI.3. Tagihan Pajak Bumi dan Bangunan

3.1. Pemilik / Penghuni wajib membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terhitung sejak dari serah terima Unit dari Developer/ Pelaku Pembangunan.

3.2. Pembayaran tagihan PBB dapat dilakukan melalui Badan Pengelola

 

VI.4. Tagihan Lainnya

  • Pemilik/ Penghuni yang menggunakan Internet dan TV Kabel (TV Ber-bayar) dikenakan tagihan dapat dilakukan langsung oleh operator yang ditunjuk Badan Pengelola.
  • Pemilik/ Penghuni yang menggunakan Parkir Berlangganan dikenakan tagihan prabayar dan dapat dilakukan langsung oleh operator parkir yang ditunjuk Badan Pengelola.

 

VI.5. Penagihan dan Tata Cara Pembayaran

  • Tagihan Iuran Pengelolaan dan Dana Cadangan (SCSF) wajib dibayar dimuka, selambat-lambatnya pada tanggal 20 (dua puluh) setiap bulannya pada bulan pertama setiap periode (satu periode adalah 6 bulan), dan berlaku bagi setiap unit yang belum dihuni atau disewakan.
  • Tagihan Iuran Pengelolaan dan Dana Cadangan (SCSF) wajib dibayar paling lambat 7 (tujuh) hari setelah tanggal penagihan yang dikeluarkan resmi oleh Badan Pengelola.
  • Pencatatan pemakaian listrik & air pada Meteran tiap unit dilakukan oleh staf engineering dengan atau tanpa kehadiran penghuni pada tanggal 20 – 25 setiap bulan.
  • Tagihan Listrik dan Air akan diterbitkan bulan berikutnya pada tanggal 1 – 3 (hari kerja) dan pembayaran terakhir paling lambat tanggal 20 (dua puluh) setiap bulannya.
  • Tagihan selanjutnya akan dikirim setiap tanggal 1-3 (hari kerja) bulan berjalan, melalui Whatsapp (WA) kepada nomer pemilik / penghuni yang terdaftar di Data Badan Pengelola berupa link aplikasi : http://penghuni.balehinggil.id
  • Masukkan nomor unit (Tower-Lantai-Unit) dan password standart (admin)
  • Setelah nomor unit dan password terisi akan muncul menu Tagihan Invoice bulan berjalan dan petunjuk pembayaran berikut Nomer Virtual Account (VA) atau Nomer Rekening pembayaran.
  • Pembayaran dapat dilakukan dengan cara :
  • Tunai di kantor Badan Pengelola, pada jam dan hari kerja sebagai berikut :
  • Senin – Jum’at : 00 – 15.00 WIB
  • Sabtu : 09.00 – 13.00 WIB
  • Minggu/hari libur nasional : Tutup
  • Transfer melalui Nomer Virtual Account (VA) yang tercantum di Tagihan Invoice pada tiap-tiap unit.
  • Transfer ke Bank untuk pembayaran khusus dengan Rekening yang ditunjuk oleh Badan Pengelola, yaitu :
  • Bank : BCA Galaxy
  • Rekening : 7880835255
  • Atas nama : PT. Tata Kelola Sarana
    • Setelah melakukan pembayaran via transfer, Pemilik / penghuni dapat memberikan informasi Bukti transfer melalui Whatsapp (WA) kepada Badan Pengelola.
    • Apabila tanggal jatuh tempo bukan pada hari kerja Bank, maka pembayaran harus dilakukan pada hari kerja sebelum tanggal jatuh tempo.

 

VI.6. Sanksi dan Denda Akibat Keterlambatan Pembayaran

6.1.     Setiap keterlambatan atas pembayaran Iuran Pengelolaan dan Dana Cadangan (SCSF), Listrik dan Air akan dikenakan sanksi dan denda yang diatur oleh Badan Pengelola.

6.2.    Keterlambatan pembayaran Iuran Pengelolaan dan Dana Cadangan (SCSF) :

  • Keterlambatan 1 (satu) hari setelah tanggal jatuh tempo pembayaran, Kartu Akses secara system akan non aktif.
  • Setelah tanggal 1 pada bulan berikutnya masih ada keterlambatan pembayaran, maka akan dikenakan denda 1 (satu permil) per hari dari seluruh jumlah tagihan dihitung sejak tanggal 1 bulan, Kartu Akses secara system akan non akif.
  • Keterlambatan 2 (dua) bulan dan/ atau lebih setelah tanggal jatuh tempo pembayaran selain dikenakan 1 (satu permil) per hari dari seluruh jumlah tagihan dihitung 1 (satu) hari setelah tanggal 1 bulan keterlambatan pembayaran, Kartu Akses, Listrik dan Air secara system akan non akif.
  • Keterlambatan 3 (dua) bulan dan/ atau lebih setelah tanggal jatuh tempo pembayaran selain dikenakan 1 (satu permil) per hari dari seluruh jumlah tagihan dihitung 1 (satu) hari setelah tanggal 1 bulan keterlambatan pembayaran, Kartu Akses non akif, serta Meter Listrik, PDAM akan disegel dan pada saat pemasangan lagi akan dikenakan biaya aktifasi.

 

6.3.  Keterlambatan pembayaran Listrik  dan Air :

  • Keterlambatan 1 (satu) hari setelah tanggal jatuh tempo pembayaran , Meter Listrik Air secara system akan non aktif.
  • Setelah tanggal 1 pada bulan berikutnya masih ada keterlambatan pembayaran maka, akan dikenakan denda 1 (satu permil) per hari dari seluruh jumlah tagihan dihitung sejak tanggal 1 bulan berikutnya, Meter Listrik Air secara system akan non akif.
  • Keterlambatan 2 (dua) bulan dan/ atau lebih setelah tanggal jatuh tempo pembayaran selain dikenakan 1 (satu permil) per hari dari seluruh jumlah tagihan dihitung 1 (satu) hari setelah bulan keterlambatan pembayaran, Listrik dan Air secara system akan non akif.
  • Keterlambatan 3 (dua) bulan dan/ atau lebih setelah tanggal jatuh tempo pembayaran selain dikenakan 1 (satu permil) per hari dari seluruh jumlah tagihan dihitung 1 (satu) hari setelah bulan keterlambatan pembayaran, Meter Listrik, PDAM akan disegel dan dikenakan biaya aktifasi.

 

6.5. Selama masa pemutusan fasilitas tersebut di atas Penghuni tetap wajib membayar Tagihan Listrik dan Air minimal biaya beban Minimum.

  • Aktifasi penyambungan aliran Listrik/Air dan Kartu Akses dikenakan biaya sesuai type unit hunian. Untuk keterangan dan informasi biaya aktifasi dapat menghubungi Badan Pengelola.

 

VI.7. Peraturan untuk Kebocoran

7.1.   Kebocoran yang terjadi di seluruh public area menjadi beban dan tanggung jawab bersama, sedangkan pembayaran biaya perbaikannya diambil dari Service Charge.

7.2. Segala permasalahan kebocoran dan kerusakan di dalam unit yang bukan disebabkan dari unit lain adalah beban dan tanggung jawab dari pemilik/penghuni unit tersebut.

7.3. Kebocoran yang terjadi pada unit penghuni, baik disengaja maupun tidak disengaja yang mengakibatkan kerusakan pada unit dibawahnya adalah merupakan beban dan tanggung jawab dari pemilik/penghuni yang berada di atasnya.

7.4.   Biaya kebocoran dari unit yang bersifat segera, dapat diatasi sementara oleh Manajemen Pengelola dengan memakai dana Service Charge. Selanjutnya penghuni yang menanggung biaya kebocoran unit tersebut, harus mengembalikan biaya sebesar yang telah dikeluarkan oleh Badan Pengelola dengan ketentuan sebagai berikut :

  • Jatuh tempo pembayaran adalah 2 (dua) minggu setelah perbaikan kebocoran diselesaikan
  • Keterlambatan pembayaran akan dikenakan denda 1 (satu permil) per hari
  • Keterlambatan pembayaran lebih dari 2 bulan, maka manajemen akan menghentikan pelayanan aliran listrik/air.
  • Selama aliran listrik / air dihentikan pelayanannya, penghuni tetap dikenakan Tagihan beban Tagihan minimum listrik / air
  • Untuk memberikan pelayanan kembali listrik / air, penghuni harus membayar :Nilai Pokok Tagihan + Denda + Biaya Aktifasi.
  • Untuk keterangan informasi biaya dapat menghubungi  Badan Pengelola.

 

 

BAB VII

PEDOMAN & TATA TERTIB RENOVASI

 

VII.1. Ketentuan Umum

  • Renovasi hanya dapat dilakukan setelah dilakukan serah terima unit dari Badan Pengelola ke Pemilik/Pembeli unit.
  • Renovasi hanya dapat dilakukan atas ijin Badan Pengelola.
  • Pengajuan pendaftaran Renovasi Unit ke Badan Pengelola hanya boleh dilakukan oleh Pemilik kecuali telah mendapatkan ijin tertulis (surat kuasa) dari Pemilik.
  • Mengisi Formulir Permohonan Ijin Renovasi (Fit Out) yang tersedia di kantor Badan Pengelola dilampiri :
  1. Fotokopi BAST 2, Fotocopy KTP pemilik, Surat Kuasa dari Pemilik (jika diwakilkan pemilik)
  2. Gambar Denah Existing, Gambar Lay Out Rencana Kerja, Gambar Denah Kelistrikan, Single line wiring diagram, Denah Plafon (menunjukkan titik sprinkler dan heat detector, titik lampu), Denah Tampak (menunjukkan tinggi perabot, posisi perabot ,material,warna perabot), Gambar Perspektif Potongan denah skala besar, Gambar Potongan Interior daerah Basah/Dapur.
  3. Surat pernyataan peggantian keramik (jika ada penggantian keramik),
  4. Surat penunjukkan Vendor/ Kontraktor dan fotokopi KTP Kontraktor & Pekerja
  5. Khusus TOKAN wajib menyertakan surat ijin usaha dari instansi terkait
  6. Surat Pernyataan yang menyatakan akan bertanggungjawab penuh atas setiap kerusakan yang timbul.
    • Menyerahkan uang deposit renovasi (fit out) dan dikembalikan setelah dikurangi biaya administrasi dengan biaya yang timbul jika ada pelanggaran atau kerusakan akibat pelaksanaan renovasi tersebut. Jika uang jaminan tersebut tidak mencukupi, maka Badan Pengelola berhak menagihkan kekurangannya atau mengambil tindakan hukum yang diperlukan untuk menutup biaya pembersihan dan/atau perbaikan.
    • Untuk ketentuan dan keterangan biaya renovasi dapat menghubungi Badan Pengelola.
    • Surat Ijin Renovasi dapat dikeluarkan 5(lima) hari kerja setelah berkas permohonan diterima secara lengkap dan disetujui.
    • Surat ijin Renovasi WAJIB ditempelkan pada bagian depan pintu utama
    • Selama masa renovasi, Badan Pengelola berhak untuk sewaktu-waktu memasuki Unit Apartemen yang direnovasi (Supervisi) guna memastikan pelaksanaan renovasi telah sesuai dengan gambar, rencana kerja, matrial dan ketentuan renovasi yang disetujui.
    • Bilamana pelaksanaannya berbeda dengan yang telah disetujui, Pemilik diminta untuk menyesuaikannya, apabila permintaan tersebut tidak dilaksanakan atau dilaksanakan tetapi tidak sebagaimana mestinya, atas pertimbangan Badan Pengelola berhak membongkar dan/atau memperbaikinya dengan beban biaya dan risiko yang ditanggung Pemilik.
    • Badan pengelola sewaktu-waktu dapat menghentikan pekerjaan renovasi (Fit Out) tersebut jika terjadi situasi darurat/emergency. Dalam hal demikian pekerjaan renovasi dapat dijadwalkan ulang dengan ijin Badan Pengelola.

VII.2. Pelaksanaan Renovasi

2.1      Pelaksanaan Renovasi tidak dapat dimulai sebelum ijin dikeluarkan.

  • Pelaksanaan pekerjaan Renovasi hanya boleh dilaksanakan pada hari :

Senin s/d Jum’at  :  Pk. 08.30 – 16.00 WIB

Sabtu                    : Pk. 08.30 – 14.00 WIB

  • Hari Minggu dan hari libur nasional dilarang melakukan renovasi.
  • Masa Ijin renovasi skala besar diberikan maksimal selama 30 (tiga puluh) hari. Apabila Pemilik Unit memerlukan perpanjangan waktu pelaksanaan pekerjaan, dapat mengajukan Formulir Perpanjangan Ijin Renovasi tertulis selama 30 (tiga puluh) hari dan membayar biaya administrasi.
  • Apabila pekerjaan masih belum selesai, maka pekerjaan wajib dihentikan (break) selama 3 bulan. Setelah itu baru boleh mengajukan Ijin renovasi kembali.

 

VII.3. Ketentuan Teknik

3.1. AC

  • Posisi Posisi outdoor AC unit berada di ruang AC Balkon
  • Hanging/Support/Bracket (Besi Siku) Siku Lubang (custom) min. -diameter =4 mm, Long screw 8 mm dengan dynabolt.
  • Drain AC : PVC AW ½” (inchi) dan mengarah ke floor drain balkon atau kamar mandi
  • Isolator : Armaflex min. 10 mm sebagai isolasi Pipa refrigerant dan duct tape.
  • Pipa refrigerant: 1/4” x 3/8” untuk AC ½ PK s/d 2 PK; ½” x1/4” untuk AC 2 PK s/d 3 PK
  • Instalasi AC : Stop kontak kaki 3 & Steker kaki 3 & TZ connector I min.13A; Kabel NYM 3 x 2.5 mm ex. 4 Brands, Supreme /Kabelindo /Metalindo /Tranka
  • Penambahan titik stop kontak baru untuk AC diwajibkan membuat jalur baru ke MCB box.
  • Pemasangan AC perlu ada supervisi dari engineering.
    • Plumbing
  • Pipa air bersih: Pipa PPR 20 Brands. Westpex
  • Pipa water heater : Pipa tembaga PPR 20
  • Sprinkler : Min. diameter 1” / BS40
  • Pembuangan pada kitchen sink wajib menggunakan Pipa PVC dan dihubungkan ke Grease Trap/ V-tap/ Shipon kemudian dihubungkan ke lubang pembuangan yang telah disediakan.
    • Kitchen
  • Diwajibkan untuk memasang kitchen sink
  • Pada istalasi air bersih kitchen sink di wajibkan di pasang stop kran
  • Filtrex/ Exhaust wajib melingkupi seluruh area dapur.
  • Kompor Listrik /LPG Pertamina min.12kg/ Blue Gas 12kg
  • Gas detector wajib tidak tertutup kitchen set. Gas detector menggunakan Alarm yang meliputi sirene. Sirene wajib terlihat dan terdengar dalam radius 10.000 mm / 10 Meter
  • Posisi gas detector : BS seamless / Celluloid Valve & Check Valve.
  • Instalasi pipa/selang :BS seamless / Celluloid Valve & Check Valve.
  • Gas regulator meter : Fitting Schedule 1500 psi,Specific High or Low pressure. Double Safety Lock.
    • Water Heater
  • Instalasi water heater : Stop kontak kaki 3 & Steker kaki 3 & TZ connector I min. 13 A. Kabel NYM 3×2.5 mm ex.4 Brands, Supreme /Kabelindo /Metalindo /Tranka
  • Penambahan stop kontak untuk water heater diwajibkan membuat jalur baru ke MCB box.
  • Pemasangan water heater perlu ada supervisi dan pengetesan dari engineering sebelum dan sesudah instalasi terpasang serta memastikan grounding terpasang sesuai instalasi gedung.
    • Elektrikal
  • Spesifikasi kabel untuk lampu : NYM 3 x 1.5mm ex. 4 Brands, Supreme/Kabelindo/Metalindo/Tranka.
  • Spesifikasi kabel untuk stop kontak : NYM 3×2.5 mm ex.4 Brands, Supreme/ Kabelindo/ Metalindo/ Tranka
  • Pipa conduit: PVC Clipsal
  • Elektrikal power : MCB type C merk Schneider / MG
  • Instalasi kabel antena TV: Cable coaxial 5C Brands Belden
  • Instalasi kabel: harus dengan connector Lasdop / Solasi 3M / Unibell dengan cara penyambungan ketat dan dimasukkan dalam pipa conduit.
  • Stop Kontak: Merk Clipsal
  • Test Megger dilakukan untuk mengukur ketahanan insulasi kabel.
  • Tes dilakukan setelah instalasi kabel terpasang (sebelum fitting lampu, stop kontak, saklar terpasang).
    • Lantai
  • Material (Spesifikasi lantai eksisting) untuk unit Tower AB:
  • keramik lantai KM & balkon : IKAD SL 1540 (25×25)
  • lantai kamar tower A : IKAD SX 6246 D0 (40×40)
  • Lantai kamar tower B : EFATA SLP66A168X (HT 60×60)
  • Penambahan vinyl / flooring lantai dengan cara ditempel diperbolehkan dengan catatan tidak melebihi lis pintu.
  • Jika ada penambahan keramik lantai, dapat dilakukan dengan menempel keramik eksisting.
  • Keramik/marmer kamar mandi eksisting tidak boleh di bongkar, termasuk balkon.
  • Penggantian keramik/marmer kamar mandi hanya boleh diganti dengan cara menempel keramik/marmer eksisting.
  • Dan apabila terdapat perubahan pada eksisting keramik kamar mandi harus di lakukan test genang 1x24jam /dapat di ganti dengan surat pernyataan bermaterai akan bertanggungjawab apabila unit bawahnya (unit yang terimbas).
    • Dinding
  • Dinding menggunakan Bata ringan ditutup dengan aci dan Dinding gypsum
  • Dilarang membobok ataupun memindah jalur stop kontak dan saklar. Jika ingin menambah/ memindahkan stopkontak atau saklar diwajibkan membuat dinding baru (dipop-up) / pemasangan outbow.
  • Dilarang untuk merubah / membobok dinding precast baik dari luar maupun dari dalam unit dengan alasan apapun.
  • Cat Dinding :
  • Dinding Unit Studio : jotaplast Chrysan White
  • Dinding Unit 2BR : jotaplast Jasmine White
  • Dinding Unit 3BR : jotaplast 4152/S1005-R70B
  • Keramik Dinding
  • Dinding KM : keramik IKAD DX 1281 (25×40)
  • Dinding dan meja pantry : keramik IKAD DX 64181 (25×40)
    • Plafon
  • Plafon : GYPSUM BOARD 12mm+METAL FURING FRAME WORK
  • Cat Plafon : jotaplast White

VII.4. Larangan

Dalam pelaksanaan Renovasi Unit (Fit Out), Pemilik/ Kontraktor dilarang melakukan tindakan berikut ini :

  • Dilarang merusak estetika apartemen dengan memasang awning atau alat pelindung cahaya matahari atau kaca film reflektif atau berwarna pada kaca pintu dan jendela diluar/ didalam unit apartemen.
  • Dilarang Memasang teralis besi pada bagian luar pintu dan jendela.
  • Dilarang Mengubah bentuk, fungsi dan warna pintu-pintu dan jendela-jendela, baik yang menghadap keluar maupun yang menghadapkan koridor.
  • Dilarang Memotong/membobok balok-balok, tiang-tiang dan lantai beton.
  • Dilarang Menambah tinggi lantai, misalnya menambah tinggi lantai yang telah ada dengan tambahan beton dan/atau panggung kayu yang dapat membahayakan struktur gedung.
  • Dilarang Melakukan sesuatu penambahan/perubahan terhadap saluran pembuangan yang telah ada, membatasi atau memblok saluran dan/atau pipa-pipa yang telah terpasang.
  • Dilarang Pembongkaran tembok batas antar unit apartemen.
  • Dilarang Mengubah ketinggian plafon/ceiling.
  • Dilarang Melubangi (coring) lantai beton.
  • Dilarang menempatkan/meletakkan barang/benda diatas lantai yang beratnya melebihi 250 kg/m2.
  • Dilarang Menutup/menghalangi Mainhole dengan meubel atau sejenisnya
  • Dilarang Dilarang mengumpulkan sampah di balkon yg berimbas pada kebuntuan drainase/floordrain
  • Apabila membutuhkan power listrik maka, harus mengambil listrik unit, dilarang mengambil dari koridor/ balkon.
  • Dilarang membuang sampah renovasi melalui garbage shoot.
  • Untuk unit Tokan dilarang menambah Toilet.

VII.5. Proteksi Bahaya Kebakaran

5.1. Dilarang diperkenankan mengubah posisi dan menutupi sprinkler serta menghalangi arah semprotnya. Sprinkler membutuhkan ruang bebas radius 2500 mm.

5.2. Dilarang merubah posisi dan menutupi heat detector dan smoke detector, harus ada ruang bebas untuk mendeteksi adanya suhu dan asap yang berlebihan.

5.3. Setiap unit wajib menyediakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) CO2 atau Powder min. 3 kg, Emergency Lamp dan dilarang melakukan kegiatan menggunakan api .

5.4. Menyediakan Exhause fan Portable (min 10.000m3/ hour) beserta Flexible minimal 12meter untuk yang melakukan Duco pada unitnya.

VII.6. Fasade / Tampak luar

6.1. Warna Gordyn / Tirai pada bangunan Apartemen Bale Hinggil, yakni putih. Jika menggunakan gordyn warna lain, wajib menggunakan Vitrase.

6.2. Dilarang mengubah tampak luar bangunan dan bagian bersama, termasuk railing balkon dan  tampak balkon.

VII.7. Pintu dan bukaan Unit

7.1. Tidak diperkenankan mengubah bentuk dan warna pintu balkon, pintu utama , jendela living room, jendela Studio, jendela 2BR, jendela 3BR.

7.2. Disarankan untuk memasang door closer pada pintu utama unit.

7.3. Disarankan mengganti kunci pintu utama dengan kunci safety.

 

VII.8. Ruang Kerja dan Penyimpanan Material

8.1. Penyimpanan material/bahan bangunan, alat kerja dan lain-lain hanya boleh dilakukan di dalam Unit Apartemen.

8.2. Penempatan dan penumpukan material/bahan bangunan wajib memperhitungkan kekuatan daya dukung lantai (max. 250 kg/m2)

 

VII.9. Kebersihan & Kerapihan

Meskipun renovasi dilakukan di dalam Unit Apartemen, akan tetapi harus tetap memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Wajib menjaga dan bertanggung jawab sepenuhnya atas kebersihan dan kerapihan lingkungan.
  2. Setiap hari sebelum selesai kerja, sampah renovasi dan barang bekas (kayu, kaca, bata, semen, kardus, wallpaper, dll) wajib dikumpulkan dan dimasukan dalam karung dan dibawa keluar melalui lift barang sampai di luar lokasi apartemen oleh Pemilik / kontraktor.
  3. Jika menggunakan lift barang, kontraktor/ pekerjanya harus menyediakan trolley yang menggunakan ban karet untuk menaikkan/ menurunkan material, sampah bangunan, puing-puing dll agar tidak berserakan di tempat yang dilaluinya dan tidak merusak lantai yang dilaluinya. Untuk barang/ material bangunan yang berukuran besar dan dapat menimbulkan kerusakan/ goresan pada lift barang harus menggunakan tangga darurat dan tidak merusak/mengotori area tangga darurat.
  4. Kontraktor/ Pekerja hanya diperkenankan menggunakan lift barang (dilarang menggunakan lift penumpang. Kontraktor berkewajiban sepenuhnya mengganti seluruh biaya perbaikan apabila terjadi kerusakan pada lift barang yang disebabkan oleh kelalaian pekerjanya saat membawa barang-barang.
  5. Keluar/ masuk barang untuk keperluan renovasi wajib melalui pemeriksaan Security.
  6. Dilarang keras membuang sampah apapun keluar Unit Apartemen dengan cara melempar melalui jendela atau membuang ke dalam lubang kloset, floor drain, wastafel, dll.
  7. Pekerja dilarang membawa makanan ke dalam Unit Apartemen untuk mencegah timbulnya hama, serangga dan tikus.
  8. Pekerja wajib berpakaian sopan dan mengenakan sepatu di unit dan area Apartemen Bale Hinggil.
  9. Pekerja wajib mengenakan rompi pekerja / seragam kontraktor sewaktu bekerja di unit dan area Apartemen Bale Hinggil.
  10. Pekerja wajib menjaga kesopanan selama bekerja di lingkungan Unit Apartemen dan dilarang menggangu penghuni lain.
  11. Kontraktor/ pekerja wajib menjaga agar tidak terjadi kerusakan terhadap bagian, benda, dan tanah bersama serta bertanggung jawab untuk mengganti seluruh biaya perbaikan apabila terjadi kerusakan.
  12. Pekerja tidak boleh mandi di Unit.

VII.10. Keamanan dan Keselamatan Kerja

  1. Penghuni bertanggung jawab sepenuhnya atas keamanan, keselamatan kerja tingkah laku pelaksana pekerjaan renovasi.
  2. Dilarang memakai bahan yang dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan antara lain bahan kimia berbahaya, bahan peledak, dll.
  3. Setiap kali memasuki lingkungan Apartemen, Kontraktor dan para pekerjanya wajib meninggalkan KTP di Pos Jaga Security, dan harus mengenakan Kartu Tanda Pengenal dari Badan Pengelola.
  4. Pekerja dilarang menginap baik di dalam Unit maupun di area lain dalam lingkungan Apartemen.
  5. Dilarang membuat tungku api/perapian untuk tujuan apapun.
  6. Dilarang merokok di dalam maupun di luar Unit Apartemen.
  7. Kontraktor/Penghuni wajib menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang memadai, minimal 1 (satu) tabung 3 (Tiga) kg dan diletakkan di tempat yang mudah terjangkau.
  8. Dilarang melakukan pengelasan/pekerjaan yang menimbulkan percikan api di dalam maupun di luar apartemen.
  9. Dilarang membuat genangan air atau adukan bahan bangunan di atas permukaan yang tidak kedap air (waterproof).
  10. Setiap koneksi kabel listrik wajib menggunakan fitting dan dilengkapi dengan ‘miniature circuit breaker’ yang memadai.
  11. Setiap kali meninggalkan unit apartemen wajib mematikan lampu-lampu, aliran listrik, kran air, dll.

VII.11. Pencairan Uang Jaminan (Deposit) Renovasi

11.1. Apabila pekerjaan renovasi sudah selesai dan/ atau sudah habis masa ijin bekerja, maka Pemilik/ Kontraktor dapat mengajukan Peninjauan teknis (Supervisi) hasil renovasi kepada Badan Pengelola.

11.2. Badan Pengelola akan memeriksa hasil akhir renovasi tersebut dan memastikan pekerjaan tersebut sesuai dengan ketentuan renovasi dari badan Pengelola dan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan Renovasi.

11.3. Pemilik dapat mengajukan Pencairan deposito dengan mengisi form dengan melampiri :

Berita Acara Pemeriksaan Renovasi (supervisi), rekam visual (foto) dari daerah basah (service area), dapur maupun kamar mandi yang dirubah termasuk foto Grease Trap/Hair Trap/”V” Trap, APAR  min. 3 kg jenis Powder (Alat Pemadam Api Ringan), titik Sprinkler, Heat Detector. Form nomer untuk transfer rekening pencairan tersebut (Apabila bukan rekening Pemilik maka wajib dibuatkan Surat kuasa bermaterai).

11.4. Pencairan Deposit Renovasi akan ditransfer maksimal 30 (tiga puluh) hari setelah berkas pengajuan lengkap dan disetujui Badan Pengelola.

 

VII.12. SANKSI

12.1. Badan Pengelola berhak melakukan peninjauan ke dalam Unit Apartemen yang sedang renovasi dan berwenang sepenuhnya untuk menghentikan setiap kegiatan renovasi yang dianggap melanggar ketentuan-ketentuan yang ada dan/atau dapat membahayakan atau merugikan pihak lain.

12.2.Melaksanakan Renovasi tanpa seijin Badan Pengelola akan dikenakan sanksi denda 3 (tiga) kali Biaya Pengajuan Renovasi dan pekerjaan dihentikan sementara sampai Ijin Renovasi diperbarui.

 

 

BAB VIII

KEADAAN DARURAT

 

VIII.1.1.  Alat-Alat Keselamatan Dan Keamanan.

  1. Box Hydrant
  2. Sprinkler,
  3. Smoke Detector,
  4. Heat Detector,
  5. Speaker Announcement,
  6. APAR CO2/APAR Powder,
  7. Tombol (button) Screening Alarm,
  8. Valve & Pressure Gauge Hydrant,
  9. Ruang Pompa Hydrant,
  10. Rambu-rambu Lalu Lintas (Traffic Signage),
  11. Rambu-rambu Evakuasi (Evacuation Signage),
  12. Tangga Darurat,
  13. Pelampung Kolam,
  14. Kamera Pengawas (CCTV),
  15. Ruang Control CCTV dan Alarm
  • Penghuni wajib ikut menjaga, memelihara/ merawat, memperhatikan penggunaannya dengan seksama peralatan/ perlengkapan keselamatan tersebut di atas.
  • Penghuni dilarang memindahkan, mengubah, mengambil, merusak ataupun menggunakan peralatan/perlengkapan keselamatan tidak sesuai fungsinya.
  • Dalam hal koordinasi keselamatan dan keterpaduan komando dalam keadaan Emergency maka wewenang berada pada kendali Badan Pengelola.

VII.2.  Listrik/ Sistem Alarm/ Sprinkler/ Intercom/ Lampu Balkon.

2.1. Apabila terjadi hal-hal yang membahayakan antara lain terlihat asap, percikan api, terputusnya aliran listrik di dalam Unit Apartemen/ Tokan yang tidak dapat diatasi sendiri, Pemilik/ Penghuni wajib melaporkan segera dan minta bantuan kepada Security / Engineering melalui :

  • Emergency Call (24 jam) : 089523597984
  • Kantor Posko Security Lantai 1 A Tower A
  • Kantor Engginering Lantai P1 Tower A

 

2.2. Mengingat kondisi Genset (Generator set) yang tersedia tidak mem-back up di dalam area unit apartement, maka diwajibkan pada setiap unit harus ada emergency lamp minimum 2 titik.

 

VII.3.  Kerusakan Bocor Pada Sistem Saluran Air/Keran Di Dalam Unit

Apabila terjadi kerusakan/ kebocoran, matikan saluran utama atau saluran ke arah tempat kerusakan atau kebocoran, usahakan untuk segera  memperbaiki kerusakan yang terjadi. Jika hal tersebut tidak berhasil, segera hubungi Badan Pengelola untuk perbaikan selanjutnya.

 

VII.4 Lift

4.1. Lift di Apartemen menggunakan Automatic Leveling Control (ALC) atau ARD / Automatic Rescue Device yang akan bekerja beberapa saat setelah terjadinya gangguan. Lift akan menuju ke lantai yang terdekat dan pintu lift akan terbuka secara otomatis.

4.2. Apabila terjadi gangguan pada sistim ALC/ARD, maka penumpang dapat menekan tombol Panggilan Darurat / Emergency Call yang ada di dalam Lift untuk menghubungi pusat kontrol.

4.3. Pada saat terjadi kebakaran semua lift otomatis akan turun ke lantai dasar, dilarang menggunakan lift saat terjadi kebakaran.

 

VII.5 Kerusakan Lainnya
Apabila ditemukan kerusakan lainnya segera menghubungi Security atau Badan Pengelola.

 

VII.6 Kehilangan Barang

6.1. Laporkan segala kehilangan/ pencurian kepada Security/ Badan Pengelola untuk dilakukan penyelidikan internal. Bila diperlukan akan dilaporkan kepada Kepolisian setempat.

6.2. Dilarang menyentuh barang apapun di sekitar lokasi kejadian untuk mempermudah penyelidikan pihak keamanan/kepolisian.

6.3. Security berhak melarang orang-orang yang tidak berkepentingan memasuki lokasi.

6.4. Laporkan seluruh kejadian dengan jelas dan sebenar-benarnya kepada Security dan Polisi. Penghuni lain yang menyaksikan hal-hal yang dapat membantu penyelidikan diharapkan juga melaporkan hal-hal yang diketahuinya.

6.5. Badan Pengelola tidak bertanggungjawab atas segala jenis kehilangan baik di dalam maupun di luar Unit Apartemen, oleh karenanya tidak ada kompensasi/ penggantian dalam bentuk apapun juga dari Badan Pengelola.

 

VII.7. Kebakaran

7.1. Penghuni wajib menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) minimal 1(satu) buah pada setiap Unit Apartemen dengan kapasitas minimal 3 (tiga) kg.

7.2. Letakkan APAR pada tempat yang mudah dijangkau, namun aman dari jangkauan anak-anak.

7.3. APAR yang telah digunakan atau yang telah kadaluarsa dan tekanannya dibawah standar harus diganti/ diisi kembali dan segala biayanya menjadi tanggungan Penghuni.

7.4. Apabila kebakaran terjadi maka carilah penyebabnya (listrik, gas, minyak atau kayu/kertas).

7.5. Apabila apinya kecil dapat dilakukan pemadaman dengan cara konvensional dengan menggunakan APAR, selanjutnya laporkan hal tersebut kepada Badan Pengelola.

7.6. Cara menggunakan APAR :

  • Buka tutup pengamannya dan arahkan selang pemadam kebakaran ke pusat/titik api berasal.
    • Tekan/pencet pegangan alat pemadam kebakaran dan sapukan selang pemadam pada api. Lepaskan pegangan alat pemadam jika api telah dapat dipadamkan.
    • Yakinkan bahwa api telah benar-benar padam dan jika belum lakukan hal di atas lagi sampai api dapat dimatikan.
  • Bila apinya besar segera hubungi Security/ Badan Pengelola dan lakukan yang tersebut di bawah ini :
  • Pecahkan kaca pelindung pada kotak Hydrant.
  • Tekan tombol Alarm dan kemudian berusaha memadamkan api dengan alat pemadam kebakaran yang terdapat dalam kotak Hydrant.
  • Penghuni harus segera meninggalkan Unit Apartemen dan melakukan evakuasi melalui tangga darurat
  • Selamatkan anak-anak kecil dan orang tua terlebih dahulu dari daerah kebakaran.
  • Dilarang membawa barang-barang pribadi yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.
  • Dilarang menggunakan lift.

VII.8 Ancaman Bom

Hal-hal yang perlu dilakukan apabila Penghuni menerima ancaman adanya bom, baik melalui telepon maupun surat :

8.1. Jangan panik!

8.2. Kenali suara penelpon dan catat waktu menerima telepon.

8.3. Usahakan mendapat informasi sebanyak mungkin antara lain lokasi bom, kapan bom akan meledak, siapa yang meletakan, kenapa diletakkan di sana dan apa motifnya, suara di belakangnya.

8.4. Hubungi segera Security/ Badan Pengelola.

 

VII.9. Gempa Bumi
Hal-hal yang perlu dilakukan apabila terjadi gempa bumi :

9.1. Jangan panik!

9.2. Segera berlindung ditempat yang aman.

9.3. Setelah gempa mereda segera periksa kondisi unit Apartemen/ Tokan.

9.4. Bila terjadi kebocoran antara lain saluran gas, pipa air bersih/air kotor, segera matikan peralatan di dekat tempat kejadian dan hindarkan kabel-kabel listrik dari air.

 

VII.10 Kecelakaan Serius/ Sakit/ Meninggal Dunia

10.1. Badan Pengelola / Security hanya menyediakan obat-obat untuk kecelakaan ringan/ P3K.

10.2. Apabila hal terjadi kecelakaan serius/sakit, Penghuni dapat menghubungi dokter/ rumah sakit/ ambulans yang terdekat dan segera laporkan kepada Badan Pengelola / Security.

10.3. Apabila ada Penghuni yang terjangkit penyakit menular dan atau sakit keras maka Penghuni wajib menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada Badan Pengelola dan harus segera dibawa ke rumah sakit.

10.4. Apabila terjadi kematian maka jenasah harus dibawa ke rumah sakit atau rumah duka.

10.5. Demi kenyamanan bersama, Penghuni dilarang melakukan evakuasi jenazah ke rumah sakit/ rumah duka sebelum melakukan koordinasi dengan Badan Pegelola.

 

 

BAB VIII

PENUTUP

 

VIII.1. Peraturan Khusus & Perubahan Tata Tertib

Untuk kepentingan pengelolaan Apartemen, Badan Pengelola dengan persetujuan dari P3RSS berhak untuk sewaktu-waktu mengubah, menambahkan, menyesuaikan dan/ atau menetapkan peraturan khusus yang mengatur tentang hal-hal tertentu yang belum atau tidak diatur dalam Buku Panduan Penghuni ini, termasuk aturan dan/atau prosedur pelaksanaan Buku Panduan Penghuni ini.

VIII.2. Kewajiban Mematuhi Ketentuan dalam Buku Panduan Penghuni.

2.1. Setiap Pemilik/ Penghuni harus mematuhi dan tunduk dan tidak akan memperbolehkan atau melakukan sesuatu yang bertentangan dengan Buku Panduan Penghuni ini dan/ atau peraturan khusus lainnya.

2.2. Segala tindakan Penghuni yang tidak sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Buku Panduan Penghuni ini atau ketentuan umum lainnya yang diberlakukan di Apartemen akan dianggap sebagai pelanggaran dan akan dikenakan sanksi yang akan ditentukan kemudian dengan persetujuan P3RSS.

2.3. Buku Panduan Penghuni ini dan perubahannya (jika ada) berlaku umum untuk Penghuni baik Pemilik maupun penerima hak atau pengalihan hak selanjutnya, dengan demikian maka merupakan kewajiban mutlak Pemilik/ Penghuni untuk memberitahukan dan/atau memberikan Buku Panduan Penghuni ini kepada penerima hak atau pengalihan hak selanjutnya agar mematuhi dan melaksanakan hal-hal yang tercantum di dalam Buku Panduan Penghuni dan perubahannya (jika ada).

 

VIII.3 Pelanggaran Ketentuan dalam Buku Panduan Penghuni.

3.1. Setiap pelanggaran Tata Tertib dari ketentuan- ketentuan di dalam Buku Panduan Penghuni ini dapat mengakibatkan antara lain : Surat Peringatan, Sanksi Denda dan Pembebanan Biaya Perbaikan atas kerugian/ kerusakan, pemutusan utilitas (Kartu Akses, Listrik, Air) sampai dengan dihentikannya pelayanan kepada Unit tersebut, sesuai ketentuan Badan Pengelola.

3.2. Pembayaran Sanksi berupa Denda wajib ditransfer ke rekening Badan Pengelola dan tidak diperkenankan diberikan tunai.

3.3. Apabila ditemukan ada Oknum yang meminta pembayaran tunai/ imbalan kepada Penghuni mohon segera dilaporkan ke Badan Pengelola.

 

VIII.4 Perubahan Ketentuan pada Buku Panduan Penghuni.

4.1. Badan Pengelola dengan persetujuan P3RSS berhak menyesuaikan dengan mengubah/menambah isi Buku Panduan Penghuni ini jika dianggap perlu untuk kebaikan dan kepentingan bersama.

4.2.  Setiap perubahan secara hukum mengikat Penghuni pada dan sejak tanggal perubahan ketentuan/ aturan yang dibuat diberitahukan kepada setiap Penghuni melalui surat edaran dan/atau dipasang di Papan Pengumuman Penghuni.

4.3. Hal-hal lain yang belum diatur dalam Buku Panduan Penghuni ini akan diatur kemudian dengan persetujuan P3RSS.

 

 

 

LAMPIRAN. 1

  1. JENIS-JENIS PELANGGARAN DAN DENDA

Kategory Pelanggaran :

  1. : High (Berdampak pada kerusakan gedung/safety)

Denda berlaku saat Surat Peringatan II

 

  1. : Medium (Mengganggu kenyamanan antar penghuni)

Denda akan dikenakan saat Surat Peringatan III

 

  1. : Low (Mengganggu kenyaman public area/banyak penghuni)

Denda akan dikenakan Surat Peringatan III

JENIS PELANGGARAN KATEGORI NOMINAL DENDA
1 Penghuni Unit Apartemen menggunakan Kompor Gas dengan Tabung LPG HIJAU (Melon) 3 kg, TIDAK menggunakan kompor, tabung, selang dan regulator yang berstandar SNI dan TIDAK memasang Gas Leak Detector untuk mendeteksi kebocoran. A Minimal

Rp.2.500.000,-

2 Membuang BENDA PADAT ATAU APAPUN ke lubang bak pencuci piring (antara lain sisa-sisa makanan), kloset (antara lain tissue dan pembalut wanita), floor drain yang dapat mengakibatkan tersumbatnya saluran bersama. C   Minimal                             Rp.  500.000,-
3 Menggunakan aliran LISTRIK maupun saluran AIR dari Area Bersama atau Area yang BUKAN diperuntukkan untuk unit Apartemennya. C    Minimal                 Rp. 500.000,-
4 Menyimpan atau menempatkan barang-barang milik pribadi apapun termasuk milik tamu penghuni di area lobby, koridor, selasar, tangga darurat atau area bersama lainnya. C                               Rp.500.000,-
5 Membuang sampah, kotoran, debu atau benda-benda lain di area Selasar, Lobby, Koridor dan di depan Unit Apartemen. C                               Rp.500.000,-
6 MEROKOK selama berada di dalam LIFT, LOBBY, KORIDOR, AREA KOLAM RENANG dan ruangan fasilitas umum lainnya dalam lingkungan Apartemen. A                            Rp.2.500.000,-
7 MEMARKIR / meninggalkan motor, mobil atau kendaraan lain dalam POSISI TIDAK PADA TEMPATNYA dan/atau MENGHALANGI JALAN/ kendaraan lain dan/ atau PARKIR PARALEL TANDA MELEPAS REM TANGAN. B                            Rp.1.000.000,-
8 Menggunakan SOUND SYSTEM dengan volume yang mengganggu ketenangan dan kenyamanan penghuni (DIPERINGATKAN 1 KALI DULU, JIKA DIULANGI MAKA DIKENAKAN SANGKSI / DENDA TSB). C                               Rp. 500.000,-
9 Menggunakan dan/atau mengijinkan pihak lain menggunakan Unit Apartemen miliknya dengan cara atau tujuan  kegiatan/tindakan ILEGAL /yang DILARANG oleh peraturan dan Undang-Undang yang berlaku A     Minimal                      Rp.2500.000,-
10 MEMBAWA dan memelihara BINATANG PIARAAN di dalam unit dan lingkungan Apartemen. C                            Rp. 500.000,-
11 Memasang dan menggunakan ANTENA, PARABOLA, ALAT PEMANCAR GELOMBANG SUARA SERTA PENGUAT SIGNAL di Area Balkon, Roottop dan /atau Area Umum / Area Bersama lainnya. C                            Rp. 500.000,-

 

JENIS PELANGGARAN KATEGORI NOMINAL DENDA
12 Menempatkan PAPAN REKLAME, IKLAN, PLAKAT, pemberitahuan atau tulisan-tulisan lain pada bagian dalam Unit Apartemen yang TERLIHAT DARI LUAR / BAGIAN LUAR GEDUNG / bangunan APARTEMEN. C                               Rp.500.000,-
13 MENGGANDAKAN ACCESS CARD HUNIAN dan ACCESS CARD PARKIR (tidak sesuai dengan Ketentuan Access Card yang dikeluarkan oleh Building Management ( denda berlaku kelipatan per Access Card) C                            Rp. 500.000,-
14 Apabila Ada kegiatan Renovasi Unit, Penghuni / Kontraktor TIDAK MENGAJUKAN SURAT IJIN PEKERJAAN RENOVASI ke Building Management sesuai Peraturan yg sudah ditetapkan.  ( KONTRAKTOR AKAN DI BLACK LIST DAN TIDAK DIIJINKAN BEKERJA DI AREA APARTEMEN BALE HINGGIL ) A 3(tiga) x Biaya Renovasi dan/ atau BLACK LIST
15 Pemilik / Penghuni tidak diperkenankan menggunakan Unit Apartemen untuk tujuan Komersial. Apabila melakukan hal tersebut maka Badan Pengelola berhak untuk mematikan aliran Listrik dan Air, atau menutup unit tersebut. A Rp.2.500.000,-
15 Pemilik/ Penghuni tidak diperbolehkan menyewakan unitnya SHORT TIME, minimal sewa unit 1 hari (24 jam) dan sewa Bulanan. Jika diketahui adanya sewa unit SHORT TIME maka akan dikenakan DENDA Rp. 5.000.000,- / unit bagi BROKER yang menyewakan.

Jika kejadian sampai terulang 2 (dua) kali di unit yang sama maka DENDA berlaku 2 kali :  untuk BROKER Rp.5.000.000,- dan untuk PEMILIK UNIT sebesar Rp. 5.000.000,-.

Jika masih ditemukan kembali kejadian sewa SHORT TIME pada unit tersebut maka UNIT tersebut akan ditindaklanjuti lebih lanjut sesuai Kebijakan Badan Pengelola.

A+ Rp. 5.000.000,-

Untuk Broker

 

Rp. 5.000.000,-

Untuk Pemilik

B.       Prosedur Pelanggaran :

  1. Pelanggaran pertama akan dikenakan Surat Peringatan I berlaku selama1 (satu)  bulan.
  2. Selama masa Surat Peringatan I masih berlaku jika melakukan pelanggaran yang sama dan/ atau pelanggaran lainnya yang tercantum di daftar diatas, maka :
  1. Kategori High : langsung dikenakan Sanksi Denda (sesuai denda tertera diatas yang diberlakukan).
  2. Kategori Medium dan Low : langsung dikeluarkan Surat Peringatan II.
  1. Surat Peringatan II berlaku selama 3 (tiga) bulan
  1. Selama proses Surat Peringatan II masih berlaku dan Penghuni melakukan pelanggaran yang sama dan/ atau pelanggaran lainnya yang tercantum di daftar diatas akan dikeluarkan Surat Peringatan III.
  2. Untuk kategori Pelanggaran Medium dan Low selain dikenakan Surat Peringatan III juga akan dikenakan Denda (sesuai denda tertera diatas yang diberlakukan).
  3. Setelah Denda diberlakukan maka Penghuni/Pemilik/Penyewa wajib membayar denda sesuai pelanggaran yang dilakukan dan dimasukkan ke dalam Invoice Listrik Air.
  4. Khusus Pelanggaran kategori : High, Denda wajib dibayar pada saat kejadian.
  5. Apabila Penghuni/ Pemilik/ Penyewa tidak melakukan pembayaran, maka Kartu Akses Hunian akan di non aktifkan. Jika dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak kejadian belum melakukan pembayaran maka Listrik dan Air akan dinon aktifkan.
  6. Daftar Jenis Pelanggaran dan/atau Nilai Nominal Denda sewaktu-waktu dapat berubah.
  1. Segala Aktifitas atau Kelalaian baik sengaja atau tanpa sengaja oleh Penghuni yang berakibat terjadinya kerusakan atas Area Bersama dan Benda Bersama atau Aset-aset Gedung akan dikenakan kerugian sesuai kerusakan yang terjadi termasuk Biaya untuk Pengadaan, Perbaikan dan Pemasangannya.
  2. Demi Keamanan dan Kenyamanan bersama, Penghuni dimohon untuk saling menjaga dan apabila ditemukan hal-hal yang mencurigakan dan / pelanggaran agar segera dilaporkan ke Building Management.
  3. Pembayaran atas Sanksi denda tersebut harus dilakukan melalui Transfer ke Rekening Badan Pengelola atau dibayarkan ke di Kantor Badan Pengelola lantai 1B, tidak diperkenankan dibayar tunai pada petugas pemeriksa. Apabila ada Oknum yang meminta pembayaran tunai, mohon segera dilaporkan ke Badan Pengelola.

 

 

 

 

 

© 2021 - Apartemen Balehinggil Surabaya